Crispy

Kali Pertama Tiga Gorila San Diego Terpapar Covid-19

  • Tiga gorila itu baik-baik saja, tapi menunjukan gejala seperti terlihat pada manusia.
  • Tidak ada bukti hewan menularkan virus ke manusia, yang ada adalah manusia menularkan virus ke hewan.

JERNIH — Tiga gorila di Taman Safari San Diego divonis mengidap Covid-19. Seluruh staf pengurus primata itu dites ulang dan dikarantina.

Layanan Laboratorium Hewan Nasional Departemen Pertanian AS (VSNL) melaporkan tiga primata itu diyakini terinfeksi oleh staf yang menunjukan gejala.

Delapan staff taman nasional yang khusus mengurus gorila kini dites ulang dan dipantau. VSNL juga mencatat tiga gorila itu adalah primata pertama di dunia yang dinyatakan positif tertular virus korona.

“Gorila itu diharapkan pulih sepenuhnya,” demikian keterangan VSNL.

Lisa Peterson, direktur eksekutif Taman Nasional San Diego, mengatakan sejauh ini gorila itu baik-baik saja tapi memperlihatkan gejala seperti terlihat pada manusia; hidung tersumbat dan batuk.

“Seluruh staf pengurus gorila masih di karantina, dan kami berharap mereka sepenuhnya pulih,” kata Peterson kepada Associated Press.

Hewan, masih menurut Peterson, memiliki daya tahan sendiri dan dapat menyembuhkan diri. Meski demikian, lanjutnya, pihak taman safari akan terus memantau kesehatan setiap gorila.

Gubenur California Gavin Newsom mengatakan; “Itu gorila tercinta kami. Kami prihatin. Kabar gorila terkena infeksi kemungkinan akan menarik perhatian penduduk, karena kasus Covid-19 mengalami lonjakan setiap hari.”

NVSL, meski masih belajar tentang virus SARS-CoV-2 pada satwa liar, mengatakan tidak ada bukti hewan memainkan peran penting dalam penyebaran virus ke manusia.

“Manusia yang justru menyebarkan virus ke beberapa hewan,” kata NVSL. “Kepada siapa pun yang menderita Covid-19 diminta menghindari kontak dengan hewan peliharaan.”

Back to top button