Crispy

Kata Epidemiolog Tentang Varian R.1, Varian Ini Memiliki Potensi Berbahaya

Varian ini disebut varian Jepang karena teridentifikasi pertama kali di Jepang pada Januari 2021.

JERNIH-Belum selesai dominasi Corona varian Delta, kini muncul varian baru yang disebut sebagai Corona varian R.1.  Varian ini teridentifikasi pertama kali di Jepang pada Januari 2021 dari satu keluarga, bukan dari perjalanan dari luar.

Meski saat ini belum menyebar luas seperti Delta, namun Pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengingatkan jika varian R.1 ini memiliki potensi berbahaya.

“Varian R.1 ini memiliki lima mutasi yang ada di varian-varian yang ada dalam kategori varian of concern (VoC). Umumnya mutasi yang menyebabkan varian masuk VoC itu bisa cepat menular, menyebabkan keparahan, menurunkan secara bermakna efikasi antibodi. Ini yang harus jadi catatan lagi,”

Dicky mengatakan keberadaan varian R.1 di tengah mendominasinya varian Delta saat ini perlu diwaspadai.

“Ini yang masih diteliti lebih jauh, karena sekali lagi adanya fakta bahwa dia (varian R.1) terus menyebar di tengah Delta yang mendominasi ini menjadi catatan yang sangat penting,” kata Dicky lebih lanjut, pada Sabtu (25/9/2021).

Hingga saat masih diselidiki perbandingan antara Corona varian R.1 dengan varian Delta terkait kecepatan penularan maupun potensinya.

“Namun yang jelas dengan keberadaan varian ini di tengah mendominasinya Delta, tentu menunjukkan ada potensi kecepatan ataupun efektivitas dari varian ini dalam menginfeksi. Bisa jadi tidak kalah atau mendekati dari varian Delta,”.

Dijelaskan oleh Dicky bahwa Corona varian R.1 memiliki lima mutasi yang juga terdapat pada varian-varian Corona yang masuk ke dalam kategori varian of concern (VoC).

Hingga saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengkategorikan Corona Varian R.1 ini masuk ke dalam variant of concern (VoC) maupun variant of interest (VoI). Namun Varian R.1 saat ini masuk dalam kategori ‘Variant Under Monitoring’.

Sedankgan Corona yang dimasukkan dalam kategori VoC merupakan Corona yang mudah menular dan bisa berpengaruh pada antibodi manusia.

WHO menyebut Corona varian R.1 ini pertama kali terdeteksi pada Januari 2021 di ‘multiple countries’. Namun sumber lain mengatakan jika varian ini muncul pertama kali di Jepang, sehingga disebut sebagai ‘varian asal Jepang’. (tvl)

Back to top button