Crispy

Pasien Covid Luar DKI Bikin Kapasitas Rumkit Rujukan Tinggal 13 Persen

Sekitar 30 persen ruang perawatan Covid-19 diisi oleh warga luar DKI.

JERNIH-Tingkat keterisian ruang perawatan pasien Covid-19VID-19 di Jakarta hingga Selasa (19/1/2020) sudah hampir penuh. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 diperkirakan tinggal 13 persen.

“Rumah sakit di Jakarta. Kapasitas tersisa 13 persen Iagi untuk menampung pasien COVlD-19,” tulis aku Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta, pada Selasa (19/1/2021).

Secara keseluruhan jumlah penggunaan tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di DKI sebanyak 87 persen. Namun angka pasien tersebut bukan warga DKI Jakarta seluruhnya karena sebagian pasien berasal dari warga lintas provinsi terutama Porvinsi Banten dan Jawa Barat.

Untuk warga DKI Jakarta sendiri yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 hanya sekitar 63 persen.

“BOR di Provinsi Banten 79 persen, DIY 78 persen, Jawa Barat 73 persen dan Jawa Timur 69 persen,”.

Pemprov DKI Jakarta mengingatkan bahwa agar seluruh warga Jabodetabek harus bersama-sama tingkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan, terlebih saat ini angka positif Covid-19 masih terus tinggi.

“Ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan COVID-19”.

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berjanji akan melakukan koordinasi dengan Kepala Daerah penyangga ibu kota untuk meningkatkan kapasitas rumah khusus Covid-19 di wilayah masing-masing.

Dengan demikian, warga dari luar DKI Jakarta yang terpapar Covid-19 tidak dikirim ke rumah sakit rujukan di DKI Jakarta. Sebab saat ini 30 persen ruang perawatan Covid-19 diisi oleh warga luar DKI.

“warga dari luar DKI Jakarta ditampung dengan baik, dilayani, rumah sakit-rumah sakit di sekitar Jakarta,” kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2021) kemarin.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria yang menyarankan pasien dari daerah penyangga ibukota dikembalikan ke daerah masing-masing.

“Kalau bisa dikembalikan ke daerah awal,” kata Iman di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Namun iman mengingatkan pengembalian harus ke rumah sakit rujukan Covid-19 di sana serta dipastikan tak menimbulkan masalah dan Pemprov DKI. (tvl)

Back to top button