Crispy

Selamat dari Covid-19, Menderita Gangguan Jiwa

  • Setengah dari 402 pasien yang diteliti mengalami setidaknya satu gangguan jiwa.
  • Konsekuensi psikiatrik disebabkan faktor stres psikologis, seperti stigma, isolasi sosial, dan kekhawatiran menginfeksi orang lain.

Milan — Sebuah penelitian di RS San Raffaele mengungkapkan mereka yang selamat dari Covid-19 mengalami gangguan jiwa, mulai dari stress pasca trauma (PTSD), kecemasan, insomnia, dan depresi.

Lebih setengah dari 402 pasien selamat dari Covid-19 yang diteliti mengalami setidaknya satu gangguan jiwa. Kebanyakan dari mereka menjalani perawatan intensif akibat peradangan cukup parah setelah terpapar virus korona.

Pasien yang diteliti terdiri dari 265 pria dan 137 wanita. Mereka diperiksa satu bulan setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, dan dinyatakan sembuh.

“Jelas bawwa peradangan yang disebabkan Covid-19 dapat berakibat pada tingkat kejiwaan,” kata Profesor Francesco Benedetti, ketua kelompok Unit Penelitian Psikiatri dan Psikologi Klinis San Raffaele, dalam pernyataannya.

Laporan penelitian diterbitkan jurnal ilmiah Brain, Behaviour and Immunity.

Berdasarkan wawancara klinis dan kuesioner penilaian diri, dokter menemukan PTSD dialami 25 persen pasien, depresi 31 persen, kecemasan 42 persen, dan insomnia 40 persen. Lainnya, gejala obsesif kompulsif, 20 persen.

Studi juga memperlihatkan wanita lebih banyak menderita kecemasan dan depresi, kendati tingkat keparahan yang dialami lebih rendah.

“Hipotesa kami adalah mungkin itu disebabkan perbedaan fungsi sistem kekebalan tubuh,” kata Prof Benedetti.

Dampak kejiwaan kurang serius ditemukan pada pasien rawat inap, bukan rawat jalan. Konsekuensi psikiatrik Covid-19 ini disebabkan faktor stres psikologis, seperti stigma, isolasi sosial, dan kekhawatiran menginfeksi orang lain.

Semua ini memunculkan kekhawatiran tentang potensi komplikasi kesehatan, dan melemahkan kesehatan pasien.

Sebelumnya, ilmuwan memperingatkan kemungkinan gelombang kerusakan otak akibat Covid-19.

Back to top button