Crispy

Studi Besar-besaran di India: Anak-anak Adalah Penyebar Luas Covid-19

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak dan dewasa muda sangat menonjol dalam menyebarkan virus.

JERNIH– Virus corona menyebar terutama melalui sekelompok kecil penyebar, terutama anak-anak dan remaja, menurut kesimpulan dari studi pelacakan kontak terbesar yang dilakukan hingga saat ini.

Studi terhadap lebih dari setengah juta orang di India menemukan bahwa hanya delapan persen orang yang terinfeksi COVID-19 telah menyebarkan virus ke lebih dari 60 persen dari infeksi baru yang terdeteksi. Hasil tersebut menyoroti peran penyebar super (superspreaders)– orang yang menginfeksi banyak orang lain dengan suatu penyakit. “Peristiwa superspreading itu lebih kepada pengecualian manakala orang melihat penyebaran COVID-19, baik di India dan kemungkinan di semua tempat yang terkena dampak,” kata ketua peneliti Ramanan Laxminarayan, dari Princeton Environmental Institute (PEI).

Sebaliknya, 71 persen kasus tidak memiliki kasus sekunder yang terkait dengannya, menunjukkan bahwa mayoritas orang dengan COVID-19 tidak menyebarkannya.

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak dan dewasa muda sangat menonjol dalam menyebarkan virus. “Kami mengidentifikasi prevalensi infeksi yang tinggi di antara anak-anak yang menjadi kontak kasus dengan usia mereka sendiri; temuan tentang peningkatan risiko infeksi di antara individu yang terpajan pada kasus dengan usia yang sama juga terlihat di antara orang dewasa,” tulis para peneliti.

Para peneliti dari PEI, Universitas Johns Hopkins, dan Universitas California-Berkeley berkoordinasi dengan para pejabat di negara bagian Tamil Nadu dan Andhra Pradesh di India tenggara untuk melakukan penelitian.

Mereka menggunakan pelacakan kontak–proses mengidentifikasi orang yang melakukan kontak dengan kasus COVID-19– untuk melacak penyebaran virus korona di dua negara bagian India. Studi tersebut mempertimbangkan 575.071 orang yang telah terpapar 84.965 kasus yang dikonfirmasi di provinsi tersebut.

Meskipun penelitian tersebut mengatakan bahwa pelacakan kontak memiliki keterbatasan dan mungkin tidak mewakili seluruh populasi, penelitian tersebut merekomendasikan penelitian lebih lanjut menggunakan teknik tersebut untuk membantu memperlambat penyebaran virus.

“Pengawasan dan pelacakan kontak adalah komponen penting dari tanggapan kesehatan masyarakat yang efektif terhadap COVID-19,” katanya. [Tommy Hilton, Al Arabiya Inggris]

Back to top button