Crispy

Wabah Hepatitis A, 40 Siswa SMPN 20 Depok Jadi Korban

Depok – Serangan penyakit Hepatitis A begitu cepat terjadi di SMPN 20 Depok. Sekitar 40 siswa dan tiga orang guru terserang penyakit ini hanya dalam waktu seminggu terakhir.

Saat ini, Dinas Kesehatan sedang mempelajari penyebab mewabahnya penyakit hepatitis A ke murid-murid dan guru SMPN 20 tersebut. Belum diketahui penyebab pasti munculnya wabah hepatitis di lingkungan sekolah yang terletak di Jalan Martadinata RT 09/06, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, (RJB), Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok itu.

“Belum diketahui penyebabnya, apakah dari makanan atau sanitasi sekolah,” ujar Kepala Sekolah SMPN 20 Depok Komar Suparman, Selasa (19/11/2019). Sekolah tidak diliburkan dan Dinas Pendidikan sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok untuk menangani masalah tersebut.

Komar menjelaskan wabah penyakit Hepatitis A yang menyerang para pelajar dan guru diketahui pada Rabu (13/11/2019) lalu dan saat itu baru beberapa siswa saja yang terjangkit. “Mereka mengalami gejala letih, lemah, lesu, dan pusing,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Muhammad Thamrin di Depok, Selasa (19/11/2019) menyatakan prihatin dengan kondisi yang menimpa para pelajar dan guru yang terjangkit Hepatitis A dalam sepekan terakhir tersebut. Untuk itu ia mengajak para siswa untuk menjaga kesehatan makannya dengan tidak melakukan jajan di sembarang tempat.

Ada beberapa jenis hepatitis yang diketahui, yakni hepatitis A, B, C, D, E, dan G. Di antara keenam jenis hepatitis tersebut, kasus yang biasa dialami pasien di seluruh dunia, yakni hepatitis A, B, dan C.

Infeksi virus hepatitis A dapat menyebar melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Hepatitis A biasanya mudah menular dalam satu keluarga di satu rumah. Penyebaran infeksi hepatitis A juga bisa diakibatkan mencuci tangan tidak bersih. Gejalanya termasuk kelelahan, mual, sakit perut, kehilangan nafsu makan, dan demam ringan. [Zin]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close