Rasa kemanusiaan Gugus tugas Covid Pacitan, mendorog mereka memfasilitasi pasien Covid yang tengah menjalani isolasi untuk dapat melangsungkan prosesi pernikahannya.
PACITAN-Seorang pasien positif Covid-19 di Pacitan yang masih menjalani perawatan di Wisma Atlet, melangsungkan pernikahan dengan calon istrinya. Prosesi pernikahan dolaksanakan di halaman Wisma Atlet.
Kepala Diskominfo Pacitan Rachmad Dwiyanto menjelaskan, bahwa mereka menerapkan protocol kesehatan selama berlangsungnya prosesi ijab Kabul. Rachmad mnyatakan tim gugud memfasilitasi pernikahan mereka karena memahami bahwa mereka telah merencanakan pernikahan jauh hari, sebelum mempelai pria dinyatakan terinfeksi Covid-19.

“Itu sebetulnya acaranya sudah dirancang lama, kalau orang menikah kan mencari hari baik. Hari baiknya kan pada bulan ini, bulan dzulhijjah. Kami dari gugus hanya memfasilitasi”.
Karena mempelai pria tengah menjalani isolasi di Wisma Atlit, maka mempelai pernikahan dilaksanakan di areal Wisma Atlet.
“Boleh menikah, tetapi mempelai laki tidak boleh keluar dari wisma, hanya boleh di halaman Wisma Atlet. Jadi untuk ijab kabulnya harus di Wisma Atlet,” kata Rachmad, menjelaskan alasan mereka menikah di halaman Wisma Atlet.
Dalam pelaksanaan prosesi ijab Kabul, Kedua pengantin, termasuk saksi dan penghulu dipisahkan dengan jarak lima meter dan di halaman terbuka.
“Mempelai wanita termasuk para petugas dari KUA menjaga jarak dengan mempelai pria sekitar lima meter. Ijab dilaksanakan di halaman terbuka,” kata Rachmad.
Untuk mencegah terjadinya penularan, maka selama prosesi sakral itu, tak ada tamu yang diundang, bahkan anggota keluarga kedua mempelai juga tidak dihadirkan di Wisma Atlet.
“Tidak ada tamu, hanya ada petugas di wisma atlet, wali, saksi, sama petugas KUA, sekitar delapan orang sama pengantinnya,”.
Selesai melaksanakan prosesi ijab Kabul, pengantin laklaki kembali masuk Wisma Atlet untuk melanjutkan isolasi sementara pengantin wanita juga kembali ke rumah,
(tvl)