Crispy

Dua Nama Top Ini Pernah Jadi Pasien Cuci Otak Terawan

Namun rupanya, sejumlah nama kesohor di negeri ini pernah menjadi pasien cuci otak terawan.

JERNIH-Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), merekomendasikan agar Mantan Menteri Kesehatan, Prof.Dr.dr Terwan Agus Putranto, dipecat dari keanggotaannya dan dilarang menggelar praktek dokternya. Salah satu alasannya, lantaran Terawan melakukan praktek cuci otak dalam metode pengobatannya.

Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman seperti dilansir Kompas mengatakan, rekomendasi itu merupakan hasil evaluasi kinerja pengurus sebelumnya dan bukanlah produk baru saat Muktamar di Aceh, pada Jumat (25/3) lalu.

Safrizal menyebutkan, pemberhentian itu merupakan rekomendasi pada saat Muktamar IDI di Samarinda, tiga tahun lalu. Hanya saja, pengurus sebelumnya tak buru-buru mengeksekusi keputusan tersebut.

Praktek cuci otak ini, menurut Pandu Riono, anggota PB IDI periode 2012-2015 merupakan pelanggaran berat dan sudah pernah diperingati secara keras oleh MKEK IDI pada 2018 lalu.

Soalnya, Terawan mempromosikan bahkan menjanjikan kalau terapi ini bisa menyembuhkan penderita stroke. Pasca peringatan keras itu, dia dikenai sanksi pemecatan selama 12 bulan.

Namun rupanya, sejumlah nama kesohor di negeri ini pernah menjadi pasien cuci otak terawan.

Aburizal Bakrie, melalui unggahan akun Instagram-nya pada 2018 lalu mengaku menjadi satu dari sekian banyak orang yang merasakan manfaat metode cuci otak itu. Dia juga menyebut nama lain yang jadi pasien Terawan seperti mantan Wapres Try Sutrisno.

Saya sendiri termasuk yang merasakan manfaatnya, juga Pak Try Sutrisno, SBY, AM Hendropriyono, dan banyak tokoh/pejabat, juga masyarakat luas. Mudah menemukan testimoni orang yang tertolong oleh dr Terawan,” tulis Aburizal di akun Instagram-nya @aburizalbakrie.id.

Sementara itu, Prabowo Subianto juga pernah menjalani metode itu untuk menyembuhkan sakit vertigonya.

“Saya ini sudah tiga kali diterapi oleh Terawan. Saya tiga kali, mau yang keempat kali,” kata dia.

Selama menjalani terapi bersama Terawan, Prabowo mengaku penyakit vertigonya berkurang hingga bisa berpidato lama.

“Saya dulu vertigo, setelah itu periksa ke beliau, disarankan, bersihkan. Alhamdulillah, sekarang saya bisa tiga jam pidato,” katanya melanjutkan.[]


Back to top button