Jernih.co

Gado-gado dan Pecel Masuk Top 10 Salad Terbaik Dunia

Bersanding dengan beragam salad dari Eropa, dua kuliner Indonesia tampil meyakinkan dan memenuhi beberapa kriteria dari TasteAtlas.

WWW.JERNIH.CO –  Bagi masyarakat Indonesia, pecel dan gado-gado adalah menu sehari-hari yang merakyat, sederhana, dan mudah ditemukan. Siapa sangka, di mata dunia, kedua hidangan legendaris ini dianggap sebagai mahakarya kuliner yang sejajar dengan salad-salad mewah dari Eropa!

Dunia kuliner internasional memasukkan ke daftar eksklusif kuliner Indonesia dengan dirilisnya daftar terbaru dari TasteAtlas, sebuah platform panduan kuliner global ternama. Dalam daftar “Top 10 Salad Terbaik di Dunia,” tidak hanya satu, tetapi dua hidangan dari Indonesia berhasil menembus 10 besar!

Hidangan berbahan dasar aneka sayuran rebus dengan siraman bumbu kacang aromatik yang khas ini berhasil mengamankan peringkat ke-8 dunia. Yang lebih membanggakan lagi, Pecel sukses mengungguli Som Tam, salad pepaya muda populer dari Thailand yang biasanya selalu merajai daftar kuliner Asia Tenggara.

Kompleksitas rasa dari perpaduan kacang, gula merah, asam jawa, serta aroma segar dari kencur dan daun jeruk purut nampaknya berhasil memikat lidah para penikmat kuliner dunia.

Tak mau kalah, Gado-Gado, yang sering disebut sebagai ‘saudara sedarah’ pecel, juga berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi ini. Meskipun memiliki bumbu kacang yang sedikit berbeda (biasanya dimasak), Gado-Gado dinilai memiliki keunikan tersendiri dengan kombinasi sayuran segar, tahu, tempe, dan telur yang harmonis.

Masuknya Gado-Gado ke dalam daftar ini semakin menegaskan kekayaan dan keragaman kuliner Indonesia di mata dunia.

TasteAtlas menyusun daftar ini berdasarkan belasan ribu penilaian dari audiens global. Platform ini mengklaim memiliki sistem penyaringan ulasan yang ketat untuk memastikan bahwa penilaian tersebut datang dari pengguna asli, bukan bot atau ulasan yang didasari sentimen nasionalisme lokal. Kriterianya meliputi autentisitas bahan yakni penggunaan bahan-bahan lokal tradisional yang dipertahankan dari generasi ke generasi. Faktor kompleksitas rasa yang menjaga keseimbangan rasa yang unik dan harmonis.

Tak ketinggalan nilai gizi dan Kksegaran. Variasi sayuran hijau dan bahan segar lainnya memberikan nilai tambah. Terakhir penilaian murni dari para penjelajah kuliner internasional.

Masuknya pecel dan gado-gado ke dalam jajaran elit kuliner global adalah sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Indonesia. Ini membuktikan bahwa makanan tradisional kita memiliki daya tarik universal dan tidak kalah bersaing dengan hidangan-hidangan terkenal dari berbagai negara lain.

 Pecel dan gado-gado kini bukan lagi sekadar makanan rumahan, melainkan “salad premium” yang diakui kelezatannya secara internasional. (*)

BACA JUGA: [JERNIH TRAVEL] Jelajah Keajaiban Banyuwangi Tiga Hari Dua Malam

Exit mobile version