Site icon Jernih.co

Israel Melampiaskan Amarahnya, Serang Lebanon Selatan Targetkan Rumah Sakit dan Petugas Medis

Sebuah ambulan menjadi korban serangan Israel

JERNIH – Pasukan pendudukan Israel melancarkan serangkaian serangan udara dan artileri dahsyat di seluruh wilayah Lebanon Selatan pada Selasa waktu setempat. Laporan dari lapangan menyebutkan serangan ini menyasar kota-kota, kendaraan sipil, hingga area sensitif di sekitar rumah sakit.

Koresponden Al Mayadeen melaporkan bahwa serangan drone Israel secara spesifik menyasar area di sekitar Rumah Sakit Sheikh Ragheb Harb di kota Toul, distrik Nabatieh.

Insiden memilukan terjadi ketika tim ambulans bergegas menuju lokasi serangan pertama di sekitar rumah sakit untuk menolong korban. Saat itulah, pasukan Israel kembali melepaskan serangan yang menargetkan para petugas medis. Akibatnya, beberapa paramedis dari al-Risala Scouts Association mengalami luka-luka.

Kondisi serupa terjadi di kota Deir Kifa, di mana drone Israel menyerang paramedis dari Islamic Health Authority, yang melukai tiga orang petugas medis. “Tim medis dipukul saat mereka mencoba menjangkau korban luka. Ini adalah eskalasi yang disengaja terhadap petugas penyelamat,” ujar sumber lokal.

Di kota Bint Jbeil, militer Israel melakukan peledakan massal yang meratakan seluruh lingkungan pemukiman. Aksi ini menambah daftar panjang kehancuran infrastruktur sipil di wilayah selatan Lebanon.

Laporan dari National News Agency Lebanon merinci rentetan serangan mematikan lainnya. Di Maifadoun, satu warga sipil tewas setelah serangan udara menghantam kendaraannya sementara di Habouch dua warga tewas dalam serangan pesawat di jalan raya utama.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi tiga warga tewas dan tujuh lainnya luka-luka di Ansariya. Serangan udara menewaskan empat orang, termasuk dua wanita dan seorang lansia di Zellaya (Bekaa Barat). Koresponden setempat menyebut insiden ini sebagai “pembantaian”. Serangan drone juga menyasar pengendara sepeda motor di Baraachit dan Brayqaa, serta kendaraan pribadi di Hanaway dan Marj’youn.

Selain serangan udara, tembakan artileri dilaporkan menghujani kota-kota seperti Jmaijmeh, Deir Kifa, Harouf, serta pusat kota Nabatieh. Kawasan sekitar sekolah umum di Mayfadoun juga tidak luput dari serangan, memicu kepanikan di kalangan warga sipil yang masih bertahan.

Exit mobile version