Jernih.co

[JERNIH PIALA DUNIA 2026] Intip Spek Kamera Rp7 Miliar dan Teknologi AI yang Rekam Setiap Gol

Dengan modal minimal 50 kamera monster berteknologi AI hingga kamera wasit (RefCam) di setiap laga, HBS merombak total cara kita menikmati sepak bola.

WWW.JERNIH.CO –  Menyiarkan ajang olahraga terbesar di bumi seperti Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko adalah operasi penyiaran (broadcast) paling masif dan canggih dalam sejarah modern.

Host Broadcasting Services (HBS) selaku pemegang hak produksi utama menerapkan standardisasi teknologi tingkat tinggi untuk menyuplai feed video ke ratusan stasiun TV di seluruh dunia.

Berikut adalah rincian detail, ter-update, dan menyeluruh mengenai bagaimana setiap pertandingan Piala Dunia 2026 direkam hingga bisa tayang di layar kaca Anda.

Jumlah dan Jenis Kamera per Pertandingan

Untuk setiap pertandingan dari total 104 laga, HBS menggelar minimal 45 hingga 50 kamera di dalam stadion. Mulai dari babak 32 besar, jumlah ini bertambah dengan tambahan kamera berspesifikasi Ultra Motion.

Kamera-kamera tersebut bukan kamera sembarangan; mereka adalah kamera kelas broadcast (UHD/4K HDR) yang terbagi ke dalam beberapa jenis spesifik:

Kamera Utama dan Lapangan (System Cameras)

Kamera Kecepatan Tinggi (Super / Ultra Slow Motion)

Kamera Melayang dan Udara (Cable & Drone Cams)

Kamera Inovasi Baru 2026

Proses Pengolahan dan Editing Data (Alur Kerja IP & Cloud)

Berbeda dengan Piala Dunia edisi terdahulu yang mengharuskan truk studio raksasa (OB Van) nongkrong di setiap stadion dengan ratusan kru lokal, Piala Dunia 2026 menerapkan sistem Decentralized dan Virtual Production berbasis IP (Internet Protocol).

Proses Penyiaran (Broadcast) ke Seluruh Dunia

Setelah video matang di IBC Dallas, langkah terakhir adalah mendistribusikannya ke pemegang hak siar global (seperti Fox Sports di AS, BeIN Sports di MENA, BBC/ITV di Inggris, dan mitra lokal di Indonesia).

BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Ada Apa dengan Turki?

Exit mobile version