Selain Makassar, Palu dan Kendari, kini Luwuk juga bisa dituju dengan Air Asia. Anda bisa mengeksplorasi Sulawesi lebih banyak. Bahkan ada rute luar negeri yang menakjubkan.
WWW.JERNIH.CO – Indonesia AirAsia secara agresif memperluas sayapnya dengan memperkuat konektivitas di wilayah Indonesia Timur. Langkah ini menandai komitmen maskapai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan aksesibilitas pariwisata yang lebih merata.
Tepat dua hari yang lalu, pada 7 Maret 2026, Indonesia AirAsia resmi mengoperasikan empat rute baru yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sulawesi. Langkah strategis ini menempatkan Makassar (UPG) sebagai virtual hub utama yang menyatukan konektivitas dari Surabaya ke kota-kota penting di Sulawesi Tengah dan Tenggara.

Rute-rute terbaru yang mulai beroperasi meliputi:
Surabaya (SUB) – Makassar (UPG): Menjadi jembatan utama penghubung Jawa Timur ke pintu gerbang Indonesia Timur.
Makassar (UPG) – Palu (PLW): Mempermudah akses ke ibu kota Sulawesi Tengah.
Makassar (UPG) – Kendari (KDI): Menghubungkan pusat bisnis dan pariwisata di Sulawesi Tenggara.
Makassar (UPG) – Luwuk (LUW): Membuka akses bagi wisatawan yang ingin menuju destinasi eksotis seperti Kepulauan Banggai.
Kehadiran AirAsia di rute-rute ini tidak hanya memberikan pilihan harga yang lebih kompetitif (LCC), tetapi juga mengintegrasikan kota-kota tersebut dengan jaringan internasional AirAsia melalui layanan fly-thru ke Kuala Lumpur via Makassar.
Hingga Maret 2026, Indonesia AirAsia diperkirakan telah mengoperasikan sekitar 35 hingga 40 rute (gabungan domestik dan internasional). Maskapai ini terus mengoptimalkan penggunaan armadanya yang berjumlah sekitar 25-30 pesawat Airbus A320.
Strategi “berani” AirAsia di tahun 2026 terlihat dari diversifikasi rute yang tidak lagi hanya berpusat di Jakarta atau Bali, melainkan memperkuat hub di Surabaya, Medan, dan Makassar.
Selain ekspansi domestik, bulan ini juga menjadi momen penting bagi rute internasional baru:
Bali (DPS) – Melbourne (MEL): Mulai beroperasi 20 Maret 2026.
Bali (DPS) – Da Nang (DAD): Rute ke Vietnam yang juga dijadwalkan mulai terbang pada 20 Maret 2026.
Kuala Lumpur (KUL) – Batam (BTH): Memperkuat konektivitas di wilayah Kepulauan Riau.
Penambahan rute di kawasan Indonesia Timur ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat lokal. Dengan Makassar sebagai hub, distribusi penumpang menjadi lebih efisien.
Wisatawan dari luar negeri kini bisa terbang dari Malaysia atau Australia, transit di Bali atau Makassar, dan langsung menuju destinasi seperti Palu atau Luwuk dalam satu rangkaian perjalanan.
Captain Achmad Sadikin Abdurachman, selaku Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, menyatakan bahwa integrasi jaringan ini merupakan upaya maskapai untuk membantu mobilitas masyarakat menjelang musim peak season Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang.(*)
BACA JUGA: [JERNIH TRAVEL] Mendaki Carstensz Pyramid Puncak Tertinggi Australasia