Pitbull julukannya. Energinya melimpah ruah. Tak kenal lelah kendati lapangan diguyur hujan deras. Beruntung Wolves punya Gomes.
WWW.JERNIH.CO – Kemenangan emosional baru saja dirasakan oleh pendukung Wolverhampton Wanderers (Wolves) pada laga Derby West Midlands yang berlangsung Jumat malam, 27 Februari 2026. Di tengah guyuran hujan lebat di Stadion Molineux, sosok João Gomes muncul sebagai pahlawan yang mengakhiri penantian panjang timnya.
Sebelumnya Adam Armstrong mengeksekusi penalti dengan sangat tenang, mengarahkan bola ke sudut yang sulit dijangkau oleh Emiliano Martinez, sekaligus mengunci kemenangan bagi tim asuhan Gary O’Neil.
Gol yang dicetaknya pada menit ke-61 tidak hanya memberikan keunggulan bagi Wolves, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan bagi sang gelandang asal Brasil tersebut setelah melewati 37 pertandingan tanpa mencetak gol di Premier League.
Gol tersebut lahir melalui skema serangan yang rapi. Bermula dari umpan silang Jackson Tchatchoua yang dialihkan dengan cerdik oleh Adam Armstrong ke arah jalur lari Gomes.
Tanpa membuang waktu, pemain berusia 25 tahun itu melepaskan tembakan keras yang membentur bagian bawah mistar gawang sebelum memantul masuk, membuat kiper veteran Emiliano Martinez tak berdaya.

Gol ini sangat krusial karena membantu Wolves meraih kemenangan 2-0 dan secara matematis melampaui rekor poin terendah dalam sejarah Premier League yang sebelumnya dipegang oleh Derby County.
Villa jelas kecewa. Apalagi sekarang mereka berada di posisi apik, yakni di rank 3 Liga Premiere. Kekalahan ini tentulah memalukan.
Jika bukan gara-gara Gomes mungkin Villa masih bisa membuat gol berbagi rata. Ya, ini akibat ulah Gomes.
João Victor Gomes da Silva, atau yang lebih dikenal sebagai João Gomes, lahir di Rio de Janeiro pada 12 Februari 2001. Ia adalah produk asli akademi Flamengo, salah satu klub terbesar di Brasil. Sebelum pindah ke Inggris, Gomes telah membangun reputasi sebagai gelandang bertahan “perusak” yang memiliki energi luar biasa dan kemampuan tekel yang sangat akurat.
Di Brasil, ia dijuluki sebagai “Pitbull” karena kegigihannya dalam memburu bola dari kaki lawan.
Kariernya di Eropa dimulai pada Januari 2023 ketika ia menolak tawaran dari Lyon demi bergabung dengan Wolves. Ketangguhannya di lini tengah bahkan sempat membawanya masuk ke skuad tim nasional Brasil, sebuah pencapaian yang sangat jarang diraih oleh pemain dari klub yang sedang berjuang di papan bawah klasemen.
Meski masih relatif muda, Gomes telah mengoleksi lemari trofi yang cukup mengesankan, terutama saat masa kejayaannya bersama Flamengo. Sebut saja Copa Libertadores (2022) juara kompetisi antarklub paling bergengsi di Amerika Selatan. Lalu, juara Liga Brasil (Serie A 2020) dengan membawa Flamengo mendominasi kancah domestik.
Ada lagi Copa do Brasil (2022) yakni meraih trofi piala nasional Brasil. Bahkan Gomes menyandang predikat Supporters’ Player of the Season (2024–25). Ia terpilih sebagai pemain terbaik pilihan penggemar Wolves berkat kontribusi bertahannya yang impresif.
Seiring dengan performanya yang stabil di Premier League, nilai pasar João Gomes melonjak tajam. Saat ini, per Februari 2026, nilai pasar (market value) Gomes diperkirakan berada di angka Rp792.800.000.000 hingga Rp991.000.000.000.
Beberapa laporan transfer terbaru menyebutkan bahwa raksasa Inggris, Manchester United, sempat menyiapkan dana tebusan hingga Rp972 miliar untuk membawanya ke Old Trafford pada jendela transfer Januari 2026. Pantas lah kalau begitu gawang Villa jebol.(*)
BACA JUGA: Liga Premiere, Aston Villa di Tiga Besar bareng Arsenal dan Manchester City