Site icon Jernih.co

Kabar Gembira Pemudik! 10 Ruas Tol Baru Sepanjang 290 KM Dibuka Gratis Selama Lebaran 2026

Ilustri proyek jalan tol/Facebook Jasa Marga

JERNIH – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan akan mengoperasikan 10 ruas jalan tol fungsional secara gratis untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Langkah ini diambil untuk mengurai potensi kemacetan di titik-titik krusial. Total panjang jalur tol gratis ini mencapai 290,78 kilometer, yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan.

Meskipun daftar lengkap 10 ruas sedang difinalisasi, BPJT telah memberikan bocoran mengenai persebaran wilayahnya. Untuk Trans Jawa terdapat 6 Ruas tol dengan total 150,77 km, Trans Sumatra sebanyak 3 Ruas (total 89,78 km) dan Trans Kalimantan, 1 Ruas (total 50,23 km).

Selain jalan tol, pemerintah juga menyiapkan 16 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/Rest Area) fungsional tambahan untuk menjamin kenyamanan pengendara selama perjalanan.

Daftar Ruas Tol yang Sudah Terkonfirmasi

Berdasarkan data dari Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), berikut adalah daftar 6 dari 10 ruas tol yang dipastikan beroperasi fungsional tanpa tarif pada mudik 2026:

Jalur Trans Jawa:

  1. Tol Japek II Selatan: Segmen Jakarta — Cikampek II Selatan (54,75 km).
  2. Tol Yogyakarta — Bawen: Seksi awal (4,85 km).
  3. Tol Yogyakarta — Solo: Seksi awal (11,48 km).
  4. Tol Probolinggo — Banyuwangi: Tahap I (49,68 km).
  5. Tol Sigli — Banda Aceh: Seksi I (23,9 km).
  6. Tol Palembang — Betung: Seksi I dan II (53,6 km).

BPJT menjamin bahwa meski berstatus fungsional, standar pelayanan minimal (SPM) tetap menjadi prioritas. Beberapa layanan tambahan yang akan disiagakan antara lain, peningkatan intensitas pengawasan di sepanjang jalur mudik dengan patroli 24 jam, penyediaan pengisian bahan bakar darurat di titik-titik strategis serta penambahan petugas dan gardu tol untuk mempercepat transaksi di gerbang tol yang sudah operasional.

Penting untuk diingat bahwa jalur fungsional biasanya memiliki karakteristik berbeda dengan jalur operasional penuh, seperti penerangan yang mungkin terbatas atau kondisi aspal yang masih tahap finishing. Pemudik disarankan untuk melintasi jalur ini pada siang hari dan tetap mematuhi batas kecepatan yang ditentukan petugas di lapangan.

Exit mobile version