Site icon Jernih.co

Kekhawatiran NASA tak Terbukti, Starliner Selamat Kembali ke Bumi

JERNIH — Starliner, kapsul ruang angkasa buatan Boeing, mendarat selamat tepat di titik pendaratan di New Mexico. Kekhawatiran Badan Antariksa AS (NASA) tak terbukti. Boeing tak kehilangan muka.

Meninggalkan dua astronotnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Starliner melakukan perjalanan kembali Bumi tanpa hambatan apa pun. Kekhawatiran NASA; kebocoran helium menampatkan kapsul dalam bahaya, tak terbukti.

CBSNews memberitakan Starliner lepas dan menjauh dari ISS pukul 06:04 waktu AS, melakukan manuver deorbit selama 59 detik pukul 11:17 malam, darn keluar dari orbit.

Menabrak atmosfer pada ketinggian 400 ribu kaki di atas Samudera Atlantik, Starliner melesat melintasi Baja Peninsula dan Mexico utara, sebelum turun ke pendaratan yang dibantu parasit dan kantung udara di White Sand Space Harbor di gurun New Mexico Sabtu 7 September pukul 12:01 dini hari.

Tim penyelamat NASA dan Boeing, yang ditempatkan di dekat pendaratan, segera mencapai kapsul Starliner untuk memulai operasi pengamanan dan inspeksi pasca-pendaratan.

Butch Wilmore dan Sunni Williams, dua astronot Starliner yang diperintahkan tinggal di ISS sampai Februari 2025, menyaksikan semua prosesi itu. NASA meragukan Starliner bisa kembali ke Bumi dengan selamat, karena kebocoran helium tak teratasi.

Starliner bekerja dengan baik. Kebocoran helium tidak bertambah parah dan pendorong sistem kontrol reaksi — yang bermasalah di awal misi — bekerja normal untuk memindahkan wahana antariksa itu dari ISS dan menjaganya tetap stabil selama pembakaran de-orbit.

Namun, NASA tidak akan bisa memastikan apa yang menyebabkan kebocoran helium dan penurunan kerja pendorong, karena modul layanan itu dibuang saat Starliner kembali ke atmosfer. Modul layanan terbakar di atmosfer.

Boeing akan mengadapi lebih banyak analisis data, pengujian, dan desaing ulang, yang dipastikan menunda penerbangan berikut dengan atau tanpa astronot. Setidaknya, Boeing baru akan kembali ke ISS khir tahun depan.

Sukses Starliner kembali ke Bumi setidaknya membuat Boeing bisa berharap dapat bersaing dengan SpaceX di industri luar angkasa.

Exit mobile version