- Sebelumnya, film ini telah mendapatkan pengakuan luas sejak pemutaran perdananya di sesi Directors’ Fortnight, Festival Film Cannes 2017.
- Busan International Film Festival juga pernah menampilkan ‘Marlina’ dalam program spesial “Wonder Women Movies” pada tahun 2021.
JERNIH – Film ‘Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak’ mengukir sejarah. Karya sutradara Mouly Surya ini secara resmi masuk dalam daftar 100 Film Asia Terbaik versi Busan International Film Festival (BIFF). Hebatnya, ‘Marlina’ menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam daftar prestisius tersebut.
Daftar ‘Asian Cinema 100’ ini disusun berdasarkan survei yang melibatkan 161 profesional film dari 34 negara. Di sana, ‘Marlina’ bersanding dengan film-film legendaris seperti In the Mood for Love, Parasite, dan Spirited Away.
Mouly Surya mengaku terkejut dan terhormat atas pengakuan ini. “Saya jujur kaget dan senang melihat ada Marlina di daftar penuh dengan film-film legendaris dari Asia ini,” ungkapnya.
Baginya, pengakuan dari BIFF—festival film terbesar di Asia—adalah sebuah kehormatan besar. Prestasi ini juga semakin meneguhkan posisi ‘Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak’ sebagai salah satu karya penting dalam lanskap sinema kontemporer. Sebelumnya, film ini telah mendapatkan pengakuan luas sejak pemutaran perdananya di sesi Directors’ Fortnight, Festival Film Cannes 2017.
Busan International Film Festival juga pernah menampilkan ‘Marlina’ dalam program spesial ‘Wonder Women Movies’ pada tahun 2021, yang menghadirkan sepuluh film terbaik Asia karya sutradara perempuan.
Pencapaian terbaru ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi karier Mouly Surya, tetapi juga menandai semakin kuatnya eksistensi sinema Indonesia di panggung dunia.