Crispy

Operasi Intelijen Israel di Kota Gaza Gagal, Pasukan Khusus Terbongkar Timbulkan Pertempuran Sengit Jarak Dekat

JERNIH — Sebuah unit pasukan khusus militer Israel (Israeli Special Forces) dilaporkan gagal menjalankan operasi penyusupan rahasia di wilayah barat Kota Gaza pada Senin (31/8/2026). Misi yang diduga kuat menyasar seorang komandan pejuang Perlawanan Palestina tersebut terbongkar sebelum sempat dieksekusi, memicu pertempuran jarak dekat yang sengit di pemukiman warga.

Koresponden Al Mayadeen melaporkan bahwa terdeteksinya penyusupan tersebut langsung menyulut kontak tembak sengit antara pejuang Perlawanan Palestina dan unit infiltrasi Israel. Sejumlah prajurit Israel dilaporkan tewas dalam konfrontasi bersenjata tersebut, yang memaksa militer Israel meluncurkan operasi evakuasi darurat dengan bantuan serangan udara besar-besaran.

“Detection tersebut memicu bentrokan bersenjata hebat. Beberapa tentara pendudukan berhasil dilumpuhkan dalam konfrontasi, memicu intervensi kekuatan udara Israel secara masif untuk menutupi penarikan mundur pasukan mereka,” tulis laporan koresponden Al Mayadeen.

Guna menyelamatkan unitnya yang terkepung, militer Israel menggerakkan lebih dari 10 pesawat tempur di atas langit Kota Gaza. Jet-jet tersebut melepaskan gelombang bom berat ke kawasan pemukiman warga untuk memutus pergerakan pejuang lokal.

Gempuran udara balasan ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di pihak sipil. Sedikitnya lima warga Palestina gugur dan belasan lainnya mengalami luka-luka akibat runtunan bom sejak Senin subuh:

Lokasi Serangan UdaraJenis Serangan & Dampak Korban
Kawasan Barat Kota GazaPemboman udara di dekat Taman Baladiya; 2 warga gugur, beberapa luka-luka.
Lingkungan Tal al-HawaJet tempur membom sebuah mobil sipil; 3 warga gugur di lokasi.
Pasar Shujaiya (Timur Gaza)Drone tempur menjatuhkan bom di area Pasar Basatat; memicu jatuhnya korban.
Beit Lahia (Gaza Utara)Pasukan darat Israel dilaporkan melakukan penggalian di area klub olahraga.

Aksi penyusupan rahasia dan rentetan pemboman udara balasan ini mempertegas bahwa situasi keamanan di Jalur Gaza masih sangat rapuh dan rawan meletus sewaktu-waktu di tengah operasi pemantauan ketat kelompok Perlawanan.

Back to top button