CrispyDesportare

Pecahkan Rekor Britania, Man City Resmi Boyong Enzo Fernández senilai Rp2,62 Triliun

Manchester City resmi mengamankan tanda tangan Enzo Fernández dari Chelsea dengan nilai transfer fantastis mencapai Rp2,625 triliun di tenggat bursa transfer.

WWW.JERNIH.CO  – Nama Enzo Fernández kembali mengguncang panggung sepak bola dunia. Gelandang muda berbakat asal Argentina yang membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2022 ini terus memecahkan rekor nilai transfer fantastis dalam kariernya.

Kepindahannya dari Chelsea ke Manchester City pada tenggat jendela transfer September 2026 ini resmi menjadikannya salah satu pemain termahal dalam sejarah Britania Raya. Kesepakatan antara kedua klub raksasa Inggris tersebut menyentuh paket nilai transfer sebesar Rp2,625 triliun.

Angka yang fantastis ini tidak hanya menyamai rekor transfer tertinggi di Britania Raya yang sebelumnya dipegang oleh kepindahan Alexander Isak ke Liverpool, tetapi juga melampaui biaya awal saat Chelsea memboyong Enzo dari Benfica pada Januari 2023 seharga Rp2,242 triliun.

Kepindahan Enzo Fernández ke Etihad Stadium benar adanya dan telah resmi terealisasi di hari terakhir bursa transfer (Deadline Day) setelah melalui negosiasi yang sangat intensif. Walaupun pihak Chelsea sempat menyatakan pada pertengahan Agustus bahwa Enzo akan tetap bertahan karena batas waktu internal yang mereka tetapkan telah terlewati, Manchester City terus melakukan pergerakan cepat.

Manajemen The Citizens akhirnya menaikkan tawaran mereka sebesar Rp105 miliar lebih tinggi dari batas harga awal yang dipatok Chelsea sebesar Rp2,52 triliun demi memastikan jasa sang pemain bisa diamankan.

Keputusan besar Pep Guardiola dan manajemen Manchester City untuk memboyong Enzo didasari oleh beberapa faktor taktis dan situasi internal yang krusial. Alasan utamanya adalah kebutuhan rekonstruksi lini tengah pasca-kehilangan pilar utama mereka, Rodri, yang memutuskan pindah ke Barcelona.

City sangat membutuhkan sosok pengatur tempo sekaligus gelandang box-to-box baru yang memiliki akurasi umpan serta visi bermain kelas atas. Selain itu, faktor kedekatan dengan sang manajer, Enzo Maresca, menjadi kunci penting. Maresca sudah sangat mengenal kualitas, karakter, dan cara bermain Enzo secara mendalam ketika mereka bekerja sama selama 18 bulan di West London.

Di sisi lain, situasi internal dan hubungan dengan pendukung Chelsea juga turut memuluskan langkah transfer ini. Masa depan Enzo di Stamford Bridge mulai merenggang sejak akhir musim 2025/2026 akibat ketegangan yang muncul saat ia sempat dicadangkan, ditambah adanya gelombang cemoohan dari sebagian suporter Chelsea selama laga pramusim dan pertandingan pembuka liga.

Kendati demikian, keahlian Enzo sebagai gelandang modern yang komplit tidak perlu diragukan. Selain presisi umpan yang tinggi, ia mengemas 31 gol dan 30 asis dari 170 penampilan selama membela Chelsea, sebuah atribut ofensif dan defensif seimbang yang sangat dibutuhkan Manchester City untuk terus mempertahankan dominasi mereka di Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.(*)

BACA JUGA: Bantai Crystal Palace 4-1, Manchester City Tunjukkan Dominasi di Selhurst Park

Back to top button