Site icon Jernih.co

Rudal Houthi Jatuh di Jeddah, Latihan Balap F1 Terhenti

JERNIH — Arab Saudi bersiap menggelar balapan Formula 1 (F1) ketika rudal Houthi Yaman jatuh hanya 12 mil dari lintasan balap.

Rudal menghantam fasilitas minyak Aramco. Asap hitam membumbung tinggi, yang menyebabkan penerbangan dari Bandara King Abdul Aziz ditunda.

BACA JUGA:

Latihan balap ditunda 15 menit, setelah seluruh pembalap dipanggil presiden F1 Stefano Domenicali. Semula, Domenicali mengatakan akan memantau situasi. Belakangan dia menegaskan balapan akan tetap berlangsung.

Arab News memberitakan pertahanan udara Arab Saudi melumpuhkan tujuh drone dan satu rudal yang diluncurkan Houthi. Namun satu rudal lolos dan menghantam Jeddah.

Houthi, kelompok pemerontak Yaman yang didukung Iran, tidak segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun Al Masirah — saluran televisi satelit yang dikelola Houthi — mengatakan akan merilis rincian serangan mereka.

Rudal yang menghantam fasilitas minyak Aramco luar biasa hebat, yang membuat pembalap Red Bull Max Verstappen panik dan mengira mobilnya terbakar.

“Saya mencium bau terbakar apakah itu mobil saya,” katanya kepada tim Red Bull.

Exit mobile version