Site icon Jernih.co

Singapura Mulai Beri Vaksin Boster untuk Warganya

PM Lee telah menerima vaksin Pfizer pada akhir Januari lalu.

JERNIH-Untuk meningkatkan tingkat kekebalan masyarakat dari penularan Covid-19, pemerintah Singapura memberi dosis ketiga atau vaksin booster bagi warganya.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menjadi penerima pertama suntikan vaksin booster tersebut, pada Jumat (17/9/2021).

“Kasus meningkat pesat. Suntikan booster akan memperkuat perlindungan snda dari Covid-19,” kata Lee dalam sebuah postingan Facebook, dikutip Channel News Asia.

Dalam postingannya itu, tak lupa Lee mengajak warganya untuk menerima vaksin booster.

“Jika Anda ditawari (vaksin) booster, silakan ambil. Ini akan mengurangi kemungkinan Anda sakit parah, atau membutuhkan perawatan ICU.”

Pemerintah Singapura tengah mengatur penjadwalan pelaksanaan pemberian vaksin booster. Menurut Lee, para lansia yang berusia di atas 60 tahun dan telah menerima vaksin lebih dari enam bulan akan mendapat vaksin booster setelah menerima pesan singkat.

Pemberian vaksin booster bagi lansia ini sesuai dengan rekomendasi dari Komite ahli vaksinasi Covid-19, dimana seluruh lansia berusia 60 tahun ke atas dan telah menerima vaksinasi lengkap dalam rentang enam sampai sembilan bulan akan mendapat vaksin booster.

Menurut Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), ada kekhawatiran para lansia akan mengalami penurunan antibodi walaupun telah menerima dosis penuh. Para lansia juga dinilai rentan terjangkit penyakit parah akibat Covid-19.

“Sebagai bagian dari program vaksinasi utama mereka untuk memastikan bahwa mereka memulai dengan respon imun protektif yang memadai terhadap vaksinasi”, kata MOH.

Untuk vaksin dosis ketiga, pemerintah Singapura berencana menggunakan vaksin non-mRNA. Beberapa jenis vaksin non-mRNA yang direkomendasikan oleh WHO ialah Oxford-AstraZeneca, Johnson & Johnson, dan Sinopharm

Sebelumnya, pemerintah Singapura juga mengumumkan mulai mendistribusikan vaksin booster bagi berbagai kelompok masyarakat, yakni orang dengan autoimun sedang hingga parah, lansia di atas 60 tahun, dan penghuni panti jompo.

Sampai 9 September 2021, 81 persen masyarakat Singapura telah mendapatkan vaksin Covid-19 dengan dosis lengkap, sementara 85 persennya telah menerima setidaknya satu dosis vaksin. (tvl)

Exit mobile version