Jernih.co

Ted Turner, Sang Pendiri CNN, Tutup Usia

Dunia media kehilangan sang visioner pemberani. Ted Turner, sosok yang menantang kemustahilan dengan menciptakan berita 24 jam dan mendirikan CNN, meninggal dunia di usia 87 tahun.

WWW.JERNIH.CO –  Tokoh media internasional paling visioner dan eksentrik dalam sejarah modern, Ted Turner yang pendiri CNN dan pionir televisi kabel, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 6 Mei 2026, di usianya yang ke-87 tahun.

Kepergiannya menandai akhir dari era “Raja Media” yang tidak hanya mengubah cara kita mengonsumsi berita, tetapi juga bagaimana dunia saling terhubung melalui informasi.

Ted Turner menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Lamont, Florida, dikelilingi oleh keluarga tercinta. Berdasarkan pernyataan resmi dari Turner Enterprises, penyebab utama meninggalnya Turner adalah komplikasi dari demensia Lewy body, sebuah penyakit gangguan otak progresif yang telah ia idap selama bertahun-tahun.

Turner secara terbuka mengungkapkan diagnosis penyakitnya pada tahun 2018. Penyakit ini memengaruhi fungsi kognitif, memori, dan gerakan fisik. Meski kesehatannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap dikenal sebagai sosok yang gigih hingga akhir hayatnya.

Ted Turner bukanlah pengusaha biasa; ia adalah seorang penjudi risiko yang memiliki insting tajam. Langkah paling ikonik Turner adalah mendirikan Cable News Network (CNN) pada 1980. Saat itu, ide saluran berita 24 jam dianggap konyol dan mustahil. Namun, Turner membuktikan dunia salah saat CNN menjadi satu-satunya sumber berita real-time yang krusial, terutama saat meliput peristiwa besar seperti Perang Teluk 1991.

Ia mengubah stasiun televisi lokal kecil di Atlanta menjadi “Superstation” pertama yang didistribusikan secara nasional via satelit, yang menjadi fondasi bagi industri televisi kabel modern.

Selain berita, Turner adalah otak di balik berdirinya TNT, TCM (Turner Classic Movies), dan Cartoon Network, yang hingga kini masih menjadi raksasa di industri hiburan. Turner pernah memiliki klub bisbol Atlanta Braves dan tim basket Atlanta Hawks. Di bawah kepemilikannya, Braves memenangkan World Series pada tahun 1995.

Sosok yang dijuluki “The Mouth of the South” dan “Captain Outrageous” ini memiliki kepribadian yang sangat berwarna. Sebelum dikenal sebagai taipan media, ia adalah seorang pelayar ulung yang memenangkan trofi bergengsi America’s Cup pada tahun 1977.

Turner pernah menjadi pemilik tanah pribadi terbesar di Amerika Serikat, memiliki jutaan hektar lahan untuk konservasi alam dan pembiakan bison.

Ia dikenal karena bicaranya yang ceplas-ceplos dan penuh percaya diri. Salah satu kutipan terkenalnya adalah, “Jika saja saya punya sedikit kerendahan hati, saya akan menjadi sempurna.”

Pernikahannya dengan aktris Jane Fonda selama sepuluh tahun (1991–2001) menjadi salah satu hubungan paling soroti oleh media di masanya.

Warisan Ted Turner melampaui layar televisi. Ia meninggalkan jejak mendalam pada kemanusiaan dan lingkungan. Pada tahun 1997, Turner membuat sejarah dengan menyumbangkan 1 miliar dolar AS untuk mendirikan United Nations Foundation guna mendukung kerja PBB. Ini adalah salah satu sumbangan pribadi terbesar dalam sejarah.

Ia bersama Sam Nunn mendirikan NTI (Nuclear Threat Initiative) untuk mengurangi ancaman senjata nuklir, biologis, dan kimia secara global.

Di sisi lain Turner adalah pejuang lingkungan yang gigih. Melalui Turner Endangered Species Fund, ia berhasil menyelamatkan berbagai spesies dari kepunahan dan memulihkan ekosistem di tanah miliknya.

Ted Turner telah pergi, namun visinya tentang dunia yang saling terhubung melalui informasi tanpa henti tetap hidup setiap kali kita menyalakan televisi atau membaca berita di ponsel kita. Ia adalah seorang raksasa yang mengajarkan bahwa dengan sedikit keberanian (dan mungkin sedikit kegilaan), seseorang benar-benar bisa mengubah wajah dunia.(*)

BACA JUGA: Kematian CNN+: Ini yang Membuatnya Mati Setelah Hanya Sebulan Mengudara

Exit mobile version