JERNIH – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan telah meningkatkan status kewaspadaan dan koordinasi intensif guna melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah. Langkah ini diambil menyusul eskalasi konflik bersenjata yang kian memanas dalam beberapa hari terakhir.
Melalui Direktorat Pelindungan WNI (PWNI), pemerintah memastikan seluruh Perwakilan RI di Timur Tengah kini dalam posisi siaga aktif untuk memantau keselamatan para WNI di wilayah terdampak.
Dalam pernyataan resmi melalui akun X @Kemlu_RI pada Minggu (1/3/2026), Kemlu meminta masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan atau transit di kawasan Timur Tengah untuk meninjau kembali dan menunda rencana tersebut hingga situasi keamanan dinilai kondusif.
Bagi WNI yang saat ini berada di kawasan konflik, Kemlu memberikan instruksi khusus yakni tetap tenang dan waspada, selalu mengikuti arahan otoritas keamanan setempat serta menjalin kontak rutin dengan KBRI atau KJRI terdekat. WNI juga diminta segera melapor jika mengalami hambatan transportasi atau dokumen akibat situasi keamanan.
“Kemlu bersama seluruh Perwakilan RI akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap dinamika lapangan guna menentukan langkah penanganan yang tepat dan cepat,” tulis pernyataan tersebut.
Jika Anda atau kerabat berada dalam kondisi darurat atau membutuhkan bantuan perlindungan, segera hubungi nomor-nomor berikut:
Pusat (Jakarta):
- Hotline Direktorat PWNI Kemlu: +62 812-9007-0027
Hotline Perwakilan RI di Kawasan:
- KBRI Riyadh: +966 569173990
- KJRI Jeddah: +966 503609667
- KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889
- KBRI Beirut (Lebanon): +961 70817310
- KBRI Amman (Yordania): +962 779150407
- KBRI Baghdad (Irak): +964 7769842020
- KBRI Damaskus (Suriah): +963 954444810
- KBRI Abu Dhabi: +971 566156259
- KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611
- KBRI Doha (Qatar): +974 44657945 / 33322875
- KBRI Kuwait City: +965 97206060
- KBRI Manama (Bahrain): +973 38791650
Kemlu menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal dan memastikan informasi terkini dapat diakses dengan cepat oleh seluruh masyarakat Indonesia di luar negeri.
