JERNIH – Pasukan TNI berhasil menyelamatkan 18 pekerja yang dikepung pemberontak bersenjata selama tiga hari di pos terdepan perusahaan tambang emas dan tembaga Freeport Indonesia di wilayah Papua.
“Para pekerja sedang memperbaiki salah satu menara listrik Freeport di distrik Tembagapura di provinsi Papua Tengah yang bergunung-gunung, ketika pemberontak mengepung mereka pekan lalu,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, Rico Ricardo Sirait, mengutip Reuters, Kamis (15/1/2026).
“Mereka mengintimidasi para pekerja, melepaskan tembakan untuk menakut-nakuti atau mengganggu mereka secara psikologis,” tambah Sirait. TNI menggunakan drone untuk mengirimkan makanan dan obat-obatan kepada para pekerja yang terjebak, sebelum mengevakuasinya ke tempat aman setelah tiga hari.
Freeport Indonesia dan juru bicara kelompok separatis Papua tidak segera menanggapi permintaan komentar. Pihak Kemenhan tidak memberikan rincian tentang operasi evakuasi para pekerja, tetapi mengatakan tidak ada tembakan yang dilepaskan.
“Operasi penyelamatan dilakukan di medan yang sangat sulit dengan tingkat ancaman yang tinggi dan kendala waktu sebagai faktor krusial,” kata komandan operasi Mayor Jenderal Lucky Avianto dalam sebuah pernyataan.
Rekaman yang dibagikan TNI di YouTube menunjukkan dua lusin tentara bersenjata melewati hutan dan sungai di malam hari, tampaknya di dekat lokasi tersebut. Foto lainnya menunjukkan para tentara bersama para pekerja yang diselamatkan.
