Rusia mengerahkan Volna Kupol Garant, sistem perang elektronik pintar yang dirancang khusus untuk memotong jalur komunikasi satelit langsung dari luar angkasa dan melumpuhkan taktik musuh di medan perang.
WWW.JERNIH.CO – Dinamika pertempuran modern semakin mengandalkan dominasi spektrum elektromagnetik. Salah satu alutsista perang elektronik (electronic warfare/EW) terbaru dari Rusia yang menarik perhatian militer dunia adalah Volna Kupol Garant. Sistem ini dikembangkan khusus oleh perusahaan Russkiy Kupol yang berbasis di Simferopol, Krimea.
Volna Kupol Garant dapat diartikan sebagai “Sistem Gelombang Elektromagnetik yang Menjamin Terbentuknya Kubah Pelindung/Pengganggu Sinyal.”
Misi utama dari Volna Kupol Garant adalah melumpuhkan konektivitas komunikasi satelit di medan perang, khususnya jaringan satelit orbit bumi rendah (Low Earth Orbit/LEO). Target spesifik dari sistem ini adalah terminal dan satelit Starlink milik SpaceX.
Di garis depan pertempuran, komunikasi berbasis satelit Starlink digunakan secara masif untuk koordinasi pasukan, navigasi, hingga kendali dron jarak jauh. Dengan memutus rantai komunikasi ini, musuh akan kehilangan kemampuan koordinasi taktis dan navigasi berbasis data real-time.
Volna Kupol Garant beroperasi dengan metode yang cukup unik dan tertarget melalui uplink jamming. Berbeda dengan sistem pemancar pengganggu (jammer) konvensional yang menyasar terminal di darat, Volna Kupol Garant mengarahkan antena parabolanya langsung ke satelit yang sedang melintas di atas area pertempuran.
Sistem ini menargetkan pita frekuensi Ku-band (sekitar 14–14,5 GHz) yang dibagi menjadi 8 saluran komunikasi. Dengan pancaran sinyal interferensi gelombang tinggi pada tiap saluran, penerima pada satelit menjadi “tuli” dan tidak dapat menerima sinyal dari terminal darat.
Selain itu, satu unit kompleks Volna Kupol Garant mampu menciptakan zona gangguan komunikasi satelit hingga seluas 20 kilometer persegi. Dari segi operasional, kompleks ini umumnya diangkut dengan 6 unit trailer pengangkut antena dan ditenagai oleh generator internal maupun jaringan listrik eksternal, sehingga sangat fleksibel dipindahkan ke titik-titik krusial.
Dalam domain perang elektronik anti-satelit (counter-space EW), Volna Kupol Garant memiliki beberapa kompetitor dan padanan baik secara internal maupun internasional. Dari internal Rusia sendiri, mereka sebelumnya telah mengoperasikan sistem Tirada-2S dan Tobol yang difokuskan untuk mengganggu satelit komunikasi militer serta GPS, meskipun Volna Kupol Garant dibuat lebih spesifik untuk menargetkan arsitektur konstelasi satelit LEO komersial yang padat.
Sementara itu dari pihak Barat, militer Amerika Serikat memiliki sistem Counter Communications System (CCS) seperti Meadowlands yang dirancang untuk membendung dan menginterupsi komunikasi satelit musuh dengan metode pencemaran sinyal elektromagnetik terarah.
Secara keseluruhan, Volna Kupol Garant membuktikan evolusi cepat dalam teknologi perang elektronik. Dengan menembakkan gelombang pengganggu secara presisi ke luar angkasa, sistem ini menjadi ancaman serius bagi ketergantungan militer modern pada jaringan satelit komersial di medan perang.(*)
BACA JUGA: Rusia Rilis Dokumen Pembantaian Etnis Polandia Oleh Ukraina pada Perang Dunia II
