Jernih.co

Menelusuri Jmail Epstein, Proyek Digital Ribuan Email Rahasia Jeffrey Epstein

Ribuan dokumen rahasia kini dalam genggaman publik. Bukan sekadar bocoran anonim, situs Jmail mengubah tumpukan dokumen hukum yang rumit menjadi arsip interaktif yang bisa diakses siapa saja. Inilah kebenaran di balik “Gmail” milik Epstein.

WWW.JERNIH.CO –  Selama bertahun-tahun, nama Jeffrey Epstein identik dengan jaringan elit yang tertutup rapat di balik pintu pengadilan. Namun, transparansi kini menemukan jalannya melalui teknologi. Kehadiran platform www.Jmail.world telah mengubah ribuan halaman PDF yang kaku dari rilis resmi pemerintah Amerika Serikat menjadi sebuah arsip digital yang hidup.

LINK JMAIL.WORLD KLIK: https://www.jmail.world/

Melalui antarmuka yang dirancang menyerupai kotak masuk Gmail asli, publik kini dapat menelusuri isi korespondensi, lampiran foto, hingga jadwal penerbangan sang mendiang miliarder dengan satu klik.

Jmail.world adalah proyek yang secara khusus dibuat untuk menampilkan data-data dari “Epstein Files” yang telah dirilis secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Berikut adalah penjelasan mengenai keaslian dan isi dari situs tersebut:

1. Apakah data di dalamnya asli?

Benar. Data yang ada di Jmail bukan merupakan bocoran ilegal atau hoaks, melainkan arsip digital yang bersumber dari:

2. Apa sebenarnya Jmail itu?

Jmail adalah sebuah proyek seni digital dan alat riset yang dibuat oleh dua pengembang, Riley Walz dan Luke Igel.

3. Apa yang ada di dalam jmail.world/attachments?

Halaman tersebut berisi lampiran-lampiran dari email Epstein yang mencakup:

4. Mengapa situs ini dibuat?

Tujuannya adalah transparansi. Dokumen asli yang dirilis pemerintah sangat sulit dibaca oleh orang awam karena terdiri dari ribuan file PDF yang tidak berurutan dan tidak bisa dicari kata kuncinya. Jmail mempermudah siapa pun untuk mencari nama atau topik tertentu melalui kolom pencarian, seperti menggunakan Google.

Situs tersebut aman untuk diakses sebagai referensi informasi publik yang sah. Namun, perlu diingat bahwa nama-nama yang muncul dalam email tersebut tidak selalu berarti terlibat dalam tindakan kriminal; banyak di antaranya adalah kontak bisnis atau sosial biasa.

Jmail hanyalah sebuah “wadah” yang memudahkan kita melihat dokumen sejarah yang sudah dibuka segelnya oleh hukum.(*)

BACA JUGA: Ghislaine Maxwell, Perempuan Menawan di Balik Layar Jaringan Jeffrey Epstein

Exit mobile version