Valve akhirnya resmi mengumumkan tanggal rilis dan harga Steam Machine. Mulai dari Rp18,67 juta hingga Rp25,41 juta untuk varian tertinggi, PC gaming berbasis SteamOS 3 ini menawarkan performa ringkas yang fleksibel.
WWW.JERNIH.CO – Setelah sekian lama membuat penasaran, Valve akhirnya resmi mengumumkan tanggal rilis dan harga untuk PC gaming ringkas mereka, Steam Machine.
Gamer disuguhkan dua opsi penyimpanan. Versi 512GB dibanderol seharga Rp 18,67 juta, sedangkan versi raksasa 2TB dijual dengan harga sekitar Rp 24,01 juta.
Namun, perlu dicatat bahwa harga tersebut belum termasuk controller. Jika Anda ingin sepaket dengan Steam Controller khas Valve, Anda harus memilih varian bundle. Harganya otomatis naik menjadi Rp 20,07 juta untuk model 512GB, dan Rp 25,41 juta untuk model 2TB.
Kabar baiknya, Anda tidak wajib membeli Steam Controller kok. Anda tetap bisa menggunakan controller lain yang sudah Anda punya di rumah. Ditambah lagi, model mana pun yang Anda pilih, Valve akan memberikan bonus berupa dua faceplate tambahan, kain merah dekoratif, dan aksen kayu walnut solid yang mewah.
Tertarik untuk meminangnya? Anda sudah bisa mendaftarkan diri di halaman toko Steam. Tapi ingat, pendaftaran ini hanya dibuka sampai tanggal 25 Juni pukul 10:00 AM waktu Pasifik.
Setelah penutupan, Valve akan melakukan sistem undian acak (mirip gacha) untuk menentukan siapa saja yang berhak membelinya. Mereka yang beruntung akan diinforkan untuk langsung melakukan pembayaran mulai 29 Juni. Jika dalam waktu 72 jam tidak ada pembayaran, antrean akan langsung hangus dan dilempar ke orang berikutnya. Syarat lainnya, akun Steam Anda harus dalam status bersih (tidak ada banned) dan sudah pernah melakukan transaksi sebelum tanggal 27 April 2026.

Spesifikasi Dapur Pacu
Di sektor performa, Steam Machine ini ditenagai oleh CPU AMD Zen 4 dengan 6-core dan 12-thread yang bisa digenjot hingga 4,8GHz. Urusan grafis diserahkan pada GPU AMD RDNA3 dengan 28 compute units berkecepatan hingga 2,45GHz.
Untuk memorinya, PC ini dibekali RAM sistem sebesar 16GB DDR5. Menariknya, beberapa reviewer menyoroti bahwa RAM bawaannya hanya menggunakan satu keping (16GB 5600 SO-DIMM) alias single-channel. Untungnya, Valve menyediakan dua slot RAM.
Jadi, Anda bisa menambah satu keping lagi di kemudian hari tanpa harus bikin dompet menjerit. Selain RAM utama, ada juga memori grafis GDDR6 sebesar 8GB serta power supply (PSU) yang sudah tertanam langsung di dalam bodi.
Untuk urusan storage, selain opsi internal M.2 yang bisa di-upgrade dengan mudah di kemudian hari, tersedia juga slot microSD. Asyiknya, Anda bisa saling tukar kartu microSD ini secara langsung antara Steam Machine dan Steam Deck. Sementara untuk sistem operasinya, konsol-PC ini sudah menggunakan SteamOS 3 yang terkenal optimal dan stabil.
Sempat Tertunda Krisis Memori
Valve sebenarnya sudah mengumumkan proyek Steam Machine ini sejak November tahun lalu. Namun, peluncurannya terpaksa ditunda tanpa batas waktu akibat krisis kelangkaan memori global yang terjadi saat itu. Meskipun saat itu Valve belum merilis harga resmi, sudah jelas bahwa rencana harga awal mereka langsung berantakan akibat krisis tersebut.
Baru-baru ini, Valve juga sempat menaikkan harga Steam Deck varian 1TB secara drastis sebesar 44%, menjadikannya seharga Rp 16,89 juta. Angka yang terbilang keterlaluan untuk sebuah perangkat genggam yang performanya mulai terasa berumur. Jika dibandingkan dengan kenaikan harga Steam Deck tersebut, harga Steam Machine yang mahal ini jadi terasa “sedikit” lebih masuk akal.
Apakah Layak Dibeli?
Kalau mau jujur, harga Steam Machine ini masih jauh lebih mahal dibandingkan dengan PlayStation 5 Pro yang dibanderol Rp 16,02 juta, atau PS5 standar yang cuma Rp 10,68 juta—padahal performanya kurang lebih setara dengan PS5 standar.
Memang benar, perangkat ini pada dasarnya adalah PC berbasis Linux, sehingga fiturnya jauh lebih fleksibel dibanding konsol biasa. Namun, jika tujuan utama Anda adalah murni bermain PC game, merakit PC sendiri tampaknya tetap menjadi opsi yang jauh lebih bijak. Dengan budget yang sama, Anda bisa mendapatkan spesifikasi yang jauh lebih gahar. (*)
BACA JUGA: OnePlus Ace 6 Ultra Jelas buat Gamer Sejati