Memaknai Respondeo Ergo Sum Aktivis Mahasiswa

Dalam diskusi itu, Tiyo berujar: “Seorang anak di Ngada, NTT, yang memutuskan untuk bunuh diri hanya karena gagal membeli pena dan buku seharga Rp 10.000. Luar biasa kontras dan tragis saya kira, ketika kekuasaan hari ini menggelontorkan luar biasa banyak uang untuk MBG, Rp 1,2 triliun setiap hari atau Rp 335 triliun setiap tahun, sambil … Continue reading Memaknai Respondeo Ergo Sum Aktivis Mahasiswa