Jernih.co

10 Lagu Paling Laris dan Populer Tahun 2025,  Analisis Penjualan dan Dominasi Global

Tahun 2025 telah menetapkan standar baru dalam industri musik global, didorong oleh kolaborasi superstar, fenomena media sosial, dan dominasi streaming yang tak terbantahkan.

JERNIH –  Tahun 2025 menegaskan bahwa dominasi tangga lagu diukur melalui unit penjualan ekuivalen, di mana APT. memimpin berkat kekuatan streaming global dan jangkauan budaya, sementara Ordinary menancapkan diri sebagai lagu terlaris di pasar AS. Keuntungan terbesar diraih oleh artis dengan kontrol master yang kuat (seperti Taylor Swift) atau yang terlibat dalam kolaborasi superstar (ROSÉ, Bruno Mars, Lady Gaga) yang memicu hype dan stream masif.

Berikut adalah ulasan rinci tentang 10 lagu yang memimpin dengan penjualan, streaming, dan pendapatan terbesar.

1. APT. – ROSÉ & Bruno Mars

Lagu kolaborasi lintas genre yang menggemparkan, APT., dinobatkan sebagai lagu terlaris tahun 2025 dengan mencapai perkiraan total  sekitar 15 juta unit penjualan ekuivalen global dan menghasilkan pendapatan estimasi lebih dari 80 Juta USD. Keberhasilan lagu ini didorong oleh perpaduan sempurna antara Pop, K-Pop, dan Funk yang sangat catchy, memastikan daya tariknya lintas budaya.

Tidak heran, lagu ini menduduki peringkat No. 1 Global Song of 2025 di Apple Music dan video musiknya melampaui 2.1 Miliar views di YouTube. Analisis keuangan menunjukkan bahwa unit penjualan didominasi oleh streaming masif di Asia dan Amerika, memberikan ROSÉ dan Bruno Mars pendapatan signifikan dari royalti streaming yang luar biasa tinggi berkat kesepakatan royalti yang menguntungkan.

2. Ordinary – Alex Warren

Sebagai kisah sukses singer-songwriter tahun ini, Ordinary dari Alex Warren membuktikan kekuatan media sosial. Dengan mencapai 13.5 Juta unit penjualan ekuivalen global dan pendapatan estimasi lebih dari 75 Juta USD, lagu balada yang memiliki resonansi emosional kuat ini menjadi Lagu Terlaris Tahun 2025 di Amerika Serikat, menghabiskan total 9 minggu non-konsekutif di posisi No. 1 Billboard Hot 100.

Lebih dari 1.3 Miliar stream di Spotify (rilisan 2025) menjadi bukti dominasinya. Keuntungan utama berasal dari konversi streaming menjadi penjualan ekuivalen yang stabil, menjadikannya sumber pendapatan terbesar bagi artis breakout ini berkat dominasi yang lama di tangga lagu utama.

3. Luther – Kendrick Lamar & SZA

Duo superstar Kendrick Lamar dan SZA kembali mendominasi dengan Luther, sebuah lagu hip-hop dengan beat yang smooth dan lirik yang dalam. Lagu ini meraih 11.5 Juta unit dengan pendapatan estimasi  60 Juta USD. Luther mencapai posisi No. 2 Global Song of 2025 di Apple Music dan menghabiskan banyak minggu di No. 1 Billboard Hot 100.

Penjualannya didorong oleh popularitas di AS dan kekuatan di layanan streaming berbayar, yang secara inheren menghasilkan pendapatan per stream yang lebih tinggi. Keuntungan besar dibagi antara dua artis papan atas ini yang dikenal memiliki perjanjian royalti yang sangat menguntungkan.

4. Die With a Smile – Lady Gaga & Bruno Mars

Kolaborasi lain yang sukses besar, Die With a Smile, menawarkan kombinasi Pop/Soul klasik yang menarik, menghasilkan 10.5 Juta unit dan pendapatan estimasi 55 Juta USD. Melodi yang abadi membuatnya disukai berbagai kalangan usia dan mencapai posisi No. 1 Billboard Hot 100 di awal tahun, serta masuk dalam Top 5 Global Song of 2025 di Apple Music.

Meskipun dirilis tahun sebelumnya, dominasi radio (tertinggi kedua setelah APT.) membuatnya tetap tinggi di metrik Streaming Ekuivalen Penjualan (SEA), menjamin royalti jangka panjang karena kedua artis besar ini memiliki perjanjian royalti yang tinggi.

5. Golden – HUNTR/X, EJAE, Audrey Nuna, Rei Ami

Membuktikan kekuatan soundtrack film, lagu Golden meraih sukses independen dengan 9.0 Juta unit dan pendapatan estimasi 45 Juta USD. Lagu ini didorong oleh daya tarik visual dan perpaduan suara global (K-Pop/R&B/Hip-Hop), menjadikannya viral.

Golden menjadi lagu terlaris pada periode musim gugur di Amerika Serikat dan melampaui 1,1 Miliar stream di Spotify. Keuntungan dibagi antara label rekaman dan pihak produser soundtrack film, dengan keberhasilan ini sangat didukung oleh hype media sosial.

6. Birds of a Feather – Billie Eilish

Salah satu single unggulan dari album Billie Eilish yang dirilis pada tahun 2025 (HIT ME HARD AND SOFT), Birds of a Feather meraih 8,5 Juta unit dan pendapatan estimasi 40 Juta USD. Melodi yang gelap namun menenangkan sangat populer di kalangan pendengar muda, menjadikannya salah satu lagu terpopuler di platform streaming dan masuk Top 10 Global Song of 2025 di Apple Music.

Penjualan didorong oleh streaming masif dari basis penggemar Eilish yang besar, di mana Billie dan Finneas (saudaranya) meraup sebagian besar royalti penulisan lagu sebagai penulis lagu utama.

7. The Fate of Ophelia – Taylor Swift

Taylor Swift, sebagai artis paling dominan di industri, menyumbang The Fate of Ophelia yang mencapai 8 Juta unit dengan pendapatan estimasi  48 Juta USD. Popularitasnya didorong oleh basis penggemar yang sangat besar dan dominasi streaming.

Lagu ini debut di No. 1 Billboard Hot 100 dan mendominasi penjualan digital (mencapai penjualan mingguan hingga 29.000 unit unduhan digital), yang memiliki bobot ekuivalen lebih tinggi daripada streaming biasa. Kontrol master rekaman yang kuat memberikan Swift persentase keuntungan yang sangat tinggi dari total pendapatan lagu.

8. Abracadabra – Lady Gaga

Menandai kembalinya Lady Gaga ke genre dance-pop yang maximalist, lagu electro-pop yang kuat dan energik, Abracadabra, berhasil mencapai 7,5 Juta unit dan pendapatan estimasi 35 Juta USD.

Lagu ini sangat populer di klub malam dan radio, menjadi salah satu dari 40 lagu teratas di Official Charts UK 2025 dan mencapai lebih dari 648 juta stream di Spotify. Keuntungan didapat dari dominasi radio dan klub di pasar Eropa/Inggris, memberikan kontribusi yang kuat pada pendapatan artis.

9. Love Me Not – Ravyn Lenae

Love Me Not menjadi terobosan bagi penyanyi R&B-Soul Ravyn Lenae, meraih 6,5 Juta unit penjualan ekuivalen global dan pendapatan estimasi 30 Juta USD. Melodi yang unik dan vokal yang khas menarik perhatian kritikus dan menjadi hits di radio alternatif.

Lagu ini masuk dalam Top 10 Official Charts UK 2025 dan sukses di tangga lagu R&B/Hip-Hop, menarik pendengar yang mencari musik yang lebih halus, menghasilkan streaming yang stabil dan jangka panjang. Kesuksesan breakout ini secara signifikan meningkatkan daya tawar artis untuk proyek dan tur mendatang.

10. Espresso – Sabrina Carpenter

Dominasi mutlak lagu pop di musim panas, Espresso dari Sabrina Carpenter, mencapai 6 Juta unit dan pendapatan estimasi 28 Juta USD. Keberhasilan lagu ini didorong oleh kegilaan viral di TikTok dan airplay radio yang masif di seluruh dunia, menjadikannya salah satu lagu pop yang paling banyak didengar dan terus mendominasi streaming global.

Menjadi signature song tahun 2025, kesuksesan Espresso mendongkrak penjualan album dan tiket konsernya, menjadikannya lagu yang sangat menguntungkan bagi Sabrina Carpenter.(*)

BACA JUGA: Paul McCartney Rilis Lagu ‘Hening’ sebagai Protes terhadap Pencurian Hak Cipta oleh Perusahaan AI

Exit mobile version