Jernih.co

Gianni Infantino Bilang Timnas Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026

Bos FIFA ini telah bertemu timnas Iran dan menyatakan siap bermain di AS pada ajang Piala Dunia 2026. Meski Trump mencoba untuk menghalangi.

WWW.JERNIH.CO – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran akan tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul guna meredam spekulasi mengenai status kepesertaan Iran di tengah konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat.

Berbicara dalam forum CNBC’s Invest in America, Infantino menekankan pentingnya kehadiran Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut, meskipun situasi keamanan memanas menyusul serangan udara yang diluncurkan oleh AS dan Israel ke negara tersebut.

 “Tim Iran pasti datang, ya,” ujar Infantino. “Kami tentu berharap pada saat turnamen berlangsung, situasi sudah damai. Hal itu pasti akan sangat membantu. Namun, Iran harus tetap hadir. Mereka mewakili rakyat mereka, mereka telah lolos kualifikasi, dan para pemain sangat ingin bermain.”

Infantino sempat bertemu dengan skuad nasional Iran di Antalya, Turki, dua pekan lalu dan mengaku terkesan dengan semangat mereka. Ia berpendapat bahwa olahraga seharusnya tetap steril dari dinamika politik global.

“Saya pergi menemui mereka. Mereka sebenarnya tim yang cukup bagus. Mereka sangat ingin bermain dan memang seharusnya demikian. Olahraga harus berada di luar ranah politik sekarang,” tambahnya.

Meskipun menyadari bahwa memisahkan olahraga dan politik tidak selalu mudah, Infantino menegaskan peran FIFA sebagai pembangun jembatan antar bangsa. “Kita tidak hidup di bulan, kita hidup di bumi. Jika tidak ada lagi yang percaya pada upaya membangun dan menjaga jembatan komunikasi tetap utuh, maka kamilah yang akan menjalankan tugas itu.”

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iran dijadwalkan melakoni laga fase grup di Inglewood, California (dua pertandingan) dan satu pertandingan di Seattle.

Namun, bayang-bayang perang menciptakan ketidakpastian. Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya sempat menyuarakan keberatan atas kehadiran tim Iran dengan alasan keamanan. Di sisi lain, pejabat pemerintah dan otoritas sepak bola Iran sempat memberikan pernyataan yang kontradiktif mengenai partisipasi mereka.

Untuk menghadapi Piala Dunia 2026, Iran mengandalkan kombinasi pemain veteran yang berpengalaman di Eropa dan talenta muda berbakat. Antara lain     Mehdi Taremi, penyerang yang bermain di  Inter Milan. Ia adalah bintang utama Iran yang memiliki ketajaman luar biasa di kotak penalti. Pengalamannya di level tertinggi Eropa (sebelumnya di FC Porto) menjadikannya ancaman utama bagi pertahanan lawan.

Lalu ada Sardar Azmoun yang juga striker di Shabab Al Ahli. Pemain eks-AS Roma yang dikenal sebagai “Messi dari Iran”. Azmoun memiliki kemampuan udara yang baik dan penyelesaian akhir yang klinis. Ia adalah tandem sehati Taremi di lini depan.

Penjaga gawang legendaris Alireza Beiranvand yang dikenal karena lemparan bola jarak jauhnya yang akurat dan kemampuan menepis penalti (pernah menepis penalti Cristiano Ronaldo di PD 2018). Ditambah Saman Ghoddos sang gelandang serang yang bermain di Al-Ittihad Kalba juga mantan pemain Brentford. Dia motor serangan tim yang memiliki visi bermain dan kreativitas tinggi untuk mengalirkan bola dari lini tengah ke depan.

Tak ketinggalan pemain senior Alireza Jahanbakhsh pemain Heerenveen yang memberikan stabilitas dan kepemimpinan di lapangan. Ia memiliki tendangan jarak jauh yang sangat berbahaya.(*)

BACA JUGA: Tim Israel Dicoret dari Ajang Balap Sepeda Italia Karena Kekhawatiran Protes Pro-Palestina

Exit mobile version