Baru main 8 menit di laga pembuka Piala Dunia 2026, Julián Quiñones langsung bikin sejarah buat Meksiko. Memiliki statistik mengerikan 33 gol dalam semusim di Saudi Pro League.
WWW.JERNIH.CO – Panggung megah Piala Dunia 2026 resmi bergulir dengan menyajikan drama yang langsung membakar semangat para pencinta sepak bola. Dalam laga pembuka Grup A yang berlangsung di Estadio Azteca yang legendaris, tim tuan rumah Meksiko sukses membungkam Afrika Selatan dengan skor 2-0.
Namun, sorotan utama malam itu jatuh kepada satu nama yang berhasil mengukirkan tintas emas di buku sejarah sepak bola: Julián Quiñones.
Penyerang andalan Meksiko ini hanya membutuhkan waktu 8 menit sejak peluit pertama dibunyikan untuk menggetarkan jala gawang Afrika Selatan yang dikawal Ronwen Williams.
Memanfaatkan kesalahan lini belakang tim tamu yang ditekan oleh Erik Lira, Quiñones dengan dingin melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki kiper lawan. Gol cepat tersebut tidak hanya membuat seisi stadion bergemuruh, tetapi juga resmi tercatat sebagai gol pertama di turnamen Piala Dunia 2026.
Lahir di Magüí Payán, Kolombia, pada 24 Maret 1997, pemain berusia 29 tahun ini memiliki kisah naturalisasi yang berbuah manis bagi publik sepak bola Meksiko.

Quiñones menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di kancah sepak bola Meksiko (Liga MX). Namanya mulai melambung tinggi saat membela klub-klub besar seperti Tigres UANL, Atlas, hingga Club América, di mana ia berulang kali mencicipi manisnya gelar juara liga.
Setelah resmi mendapatkan kewarganegaraan Meksiko, ia melakukan debutnya bersama Tim Nasional El Tri pada tahun 2023. Keputusan Quiñones untuk membela Meksiko terbukti menjadi berkah besar bagi lini serang tim nasional, memberikan dimensi baru berupa kecepatan, kekuatan fisik, dan ketajaman yang sangat mematikan di dalam kotak penalti.
Kegeniusan Quiñones di atas lapangan hijau tidak luput dari radar klub-klub kaya Timur Tengah. Pada tahun 2024, ia memutuskan untuk mencari tantangan baru di luar benua Amerika dengan bergabung bersama klub Al-Qadsiah yang berkompetisi di Saudi Pro League (Liga Profesional Arab Saudi).
Kepindahannya ke Arab Saudi terbukti berjalan sangat sukses. Quiñones tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola di sana. Pada musim domestik 2025/2026 yang baru saja usai, ia menjelma menjadi mesin gol yang menakutkan dengan menorehkan 33 gol dalam 31 pertandingan, sebuah statistik luar biasa yang membawanya sejajar dengan barisan penyerang top dunia di liga tersebut.
Dengan performa yang sedang meledak baik di level klub maupun internasional, nilai jual sang pemain meroket tajam. Berdasarkan data pasar transfer sepak bola terkini, Julián Quiñones memiliki estimasi nilai pasar sebesar Rp 215 miliar.
Angka ini merefleksikan kualitas matang seorang penyerang di usia emasnya, yang tidak hanya tajam secara statistik, namun juga terbukti mampu menguasai panggung krusial sekelas Piala Dunia.(*)
BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Magis Azteca dan Kematangan Taktis; Meksiko Hukum Blunder Afrika Selatan