Indonesia resmi jadi negara pertama di dunia yang menyambut peluncuran Omoda O4 EV. Mengusung desain futuristis ala pesawat luar angkasa, baterai tahan hingga 553 km, serta teknologi Super AI Cockpit.
WWW.JERNIH.CO – Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia kembali memanas setelah merek Omoda & Jaecoo resmi menggelar world premiere untuk SUV listrik kompak terbarunya, yaitu Omoda O4 EV (yang juga dikenal sebagai Omoda 4 EV).
Menariknya, Indonesia dipilih sebagai negara pertama di dunia yang secara resmi meluncurkan versi murni listrik dari Omoda 04 ini. Mobil ini dirancang khusus menyasar segmen konsumen muda dan penggemar teknologi yang menginginkan kendaraan berdesain agresif serta bertabur fitur cerdas masa depan.

Secara tampilan luar, Omoda O4 EV mengusung bahasa desain bertema Cyber Mecha dengan garis bodi tegas dan tajam. Sektor pencahayaan utamanya dilengkapi lampu LED bertema Cyber Lightning yang memberikan impresi sporty mirip crossover masa depan.
Aerodinamika mobil ini cukup efisien dengan koefisien hambatan (drag coefficient) hanya 0,292 Cd. Omoda O4 EV berdiri di atas velg two-tone 18 inci dan memiliki ground clearance setinggi 190 mm yang tergolong fleksibel untuk berbagai kondisi jalan.
Masuk ke dalam kabin, nuansa ala kokpit pesawat luar angkasa langsung terasa. Pengemudi disambut dengan tombol flip-start unik dan layar head unit sentuh berukuran 13,2 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 8,8 inci.
Salah satu keunggulan utamanya adalah pengintegrasian Super AI Cockpit berbasis Agentic AI yang mampu memprediksi kebutuhan pengemudi secara presisi. Untuk mengatasi rasa bosan saat mengisi daya, sistem hiburan bawaan mobil ini menyediakan gim interaktif yang bisa dimainkan langsung menggunakan stik pengontrol (gamepad) nirkabel. Kenyamanan kabin makin lengkap berkat kehadiran panoramic roof, sistem audio 8 speaker, hingga external speaker yang dapat mengeluarkan efek suara unik.
Di balik tampilannya yang futuristis, Omoda O4 EV menyimpan performa teknis yang cukup impresif di kelas B-segment SUV. Menggunakan motor listrik berpenggerak tunggal bertenaga 218 PS (215 hp / 160 kW) dengan torsi puncak 275 Nm.
Akselerasi dan kecepatan tercatat mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,1 detik, serta memiliki kecepatan maksimum 170 km/jam.
Omada O4 menggunakan paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari CATL berkapasitas 65,05 kWh. Diklaim mampu menjelajah hingga 553 km berdasarkan metode pengujian NEDC (atau sekitar 470 km pada pengujian WLTP) dalam sekali pengisian penuh.
EV ini juga mendukung pengisian cepat DC fast charging hingga daya 119 kW, di mana pengisian daya dari 20% hingga 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 22 menit.
Produsen belum mengumumkan angka pasti saat debut perdananya dan berencana membukanya secara publik. Namun, jika melihat kapasitas baterai dan fiturnya yang berada di atas saudaranya (Jaecoo J5 EV yang dibanderol Rp270 jutaan hingga Rp320 jutaan), Omoda O4 EV diprediksi akan menempati rentang harga yang kompetitif di kelas Rp350 juta hingga Rp450 jutaan.
Di pasar Indonesia, Omoda O4 EV harus siap bertarung sengit di segmen SUV listrik kompak. Beberapa rival utama yang sudah lebih dulu hadir di pasaran meliputi BYD Atto 3 dan Geely EX5, serta kompetitor lain seperti Hyundai Kona Electric, Chery Omoda E5, dan MG ZS EV.
Keunggulan Omoda O4 EV dalam peta persaingan ini terletak pada performa motor 218 PS yang bertenaga, jarak tempuh di atas 500 km, serta ekosistem teknologi kecerdasan buatan (AI) yang belum dimiliki oleh sebagian besar pesaingnya.(*)
BACA JUGA: Wuling Aira EV Hadir dengan 4 Pintu, Jarak Tempuh 300 Km Harga di Bawah Rp200 Juta