Sir Paul McCartney resmi menggandeng Ringo Starr untuk proyek album terbarunya yang rilis Mei 2026. Apa yang sebenarnya mereka rencanakan di studio?
WWW.JERNIH.CO – Penggemar berat The Beatles bakal digemparkan oleh kabar reuni dua legenda hidup Sir Paul McCartney dan Ringo Starr. Meski narasi “56 tahun tak bertemu” sering kali muncul sebagai hiperbola puitis untuk menggambarkan kerinduan fans sejak The Beatles bubar pada 1970, momen kali ini benar-benar terasa spesial.
Di tahun 2026, keduanya resmi mengumumkan kolaborasi mendalam yang menandai babak baru dalam persahabatan panjang mereka.
Inti dari reuni ini adalah keterlibatan Ringo Starr dalam album terbaru Paul McCartney bertajuk The Boys of Dungeon Lane, yang dijadwalkan rilis pada 29 Mei 2026. Fokus utamanya terletak pada lagu berjudul “Home to Us”. Menariknya, lagu ini tak hanya sebuah kolaborasi biasa; namun duet vokal pertama di mana McCartney dan Starr bertukar baris lirik demi baris, diiringi dentuman drum khas Ringo.
Lagu tersebut diproduseri oleh Andrew Watt dan digambarkan sebagai refleksi emosional masa muda mereka di Liverpool. McCartney menulis liriknya sebagai penghormatan atas sejarah bersama mereka, membuktikan bahwa meski puluhan tahun berlalu, ikatan “Fab Four” tetap tak terpisahkan.
Selama beberapa dekade terakhir, Ringo Starr tetap menjadi salah satu musisi paling aktif. Ia konsisten menjalankan Ringo Starr and His All Starr Band, sebuah konsep tur di mana ia mengumpulkan musisi-musisi ternama untuk membawakan lagu-lagu hit mereka masing-masing.
Di tahun 2026 ini, Ringo juga merilis album solonya sendiri berjudul Long Long Road yang diproduseri oleh T Bone Burnett. Selain musik, Ringo terus aktif menyuarakan pesan “Peace and Love” setiap ulang tahunnya pada bulan Juli, sebuah gerakan global yang kini didukung hingga ke stasiun luar angkasa NASA. Ia membuktikan bahwa di usia yang sudah senja, energi kreatifnya tidak menunjukkan tanda-tanda meredup.
Sementara Paul McCartney, sang maestro melodi, terus mendominasi panggung dunia dengan tur “Got Back” yang menyambangi berbagai benua hingga tahun 2025 dan 2026. McCartney tetap menjadi penjaga api warisan The Beatles, mulai dari perilisan lagu terakhir “Now and Then” pada 2023 menggunakan bantuan teknologi AI, hingga proyek restorasi film dokumenter Let It Be.
Melalui album The Boys of Dungeon Lane, McCartney tampak lebih introspektif. Ia banyak menggali kenangan tentang orang tuanya, masa kecil di Liverpool, hingga persahabatannya dengan mendiang John Lennon dan George Harrison.
Meskipun secara teknis Paul dan Ringo sering bertemu secara privat atau tampil singkat di konser satu sama lain (seperti di London pada Desember 2024), kolaborasi di tahun 2026 ini dianggap sebagai “reuni formal” paling signifikan secara artistik. Bagi para penggemar, melihat kedua legenda ini masih berkarya bersama di studio adalah bukti nyata bahwa musik The Beatles memang bersifat abadi.(*)
