JERNIH – Di tengah ketegangan geopolitik yang memanas, komunitas Yahudi di Iran secara tegas menyatakan kesetiaan mereka kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Sayyed Mojtaba Khamenei. Komunitas ini menegaskan bahwa mereka adalah bagian tak terpisahkan dari struktur sosial bangsa Iran yang siap menghadapi tekanan eksternal.
Homayoun Sameh Najafabadi, pemimpin komunitas Yahudi sekaligus perwakilan mereka di Parlemen Iran, menyampaikan pidato yang menyoroti soliditas nasional dalam menghadapi kebijakan Amerika Serikat dan Israel.
Najafabadi menyatakan bahwa warga Yahudi Iran merasa bangga hidup sebagai bagian dari bangsa tersebut. Ia memberikan dukungan penuh atas kepemimpinan Sayyed Mojtaba Khamenei, yang ia sebut sebagai penerus ideologis dari pendahulunya.
“Sebagai orang Yahudi Iran, kami berdiri bahu-membahu dengan seluruh elemen bangsa lainnya. Kami bangga dengan kepemimpinan ini dan mendoakan kejayaan serta keberhasilan dalam membawa negara menuju kemajuan,” tegas Najafabadi dalam pidatonya.
Salah satu poin paling mengejutkan dalam laporan ini adalah serangan udara Israel yang justru menghantam tempat ibadah kaum Yahudi di Iran. Pada 7 April lalu, serangan udara Israel di kawasan pusat Teheran menyebabkan hancurnya Sinagog Rafi Nia.
Najafabadi mengecam keras aksi tersebut. “Selama hari besar keagamaan kami, entitas Israel menyerang kami dan tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan kepada orang Yahudi di Iran,” ujarnya.
Ia menambahkan betapa pedihnya melihat gulungan kitab suci Taurat tertimbun di bawah reruntuhan akibat serangan tersebut. Menurutnya, agresi Israel terbukti tidak memandang bulu, baik terhadap Muslim maupun komunitas agama lainnya.
Dalam pidatonya, Najafabadi menekankan pentingnya sinergi antara rakyat dan angkatan bersenjata. Ia memuji pertahanan gigih yang ditunjukkan rakyat Iran dalam menghadapi tekanan global.
“Semoga kita selalu menjadi saksi atas kemenangan Iran tercinta, dan berkumpul bersama merayakan kemenangan yang kian dekat, yang lahir dari keteguhan dan persatuan kita,” pungkasnya.
