JERNIH – Negara tetangga Singapura akan memiliki Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) baru yang canggih. Amerika Serikat telah menyetujui penjualan senjata senilai $2,3 miliar atau hampir Rp39 triliun kepada Singapura yang mencakup pesawat pengintai P-8A Poseidon, torpedo ringan, dan sistem pertahanan udara.
Departemen Luar Negeri memberitahukan Kongres AS tentang penjualan tersebut pada hari Rabu, (21/1/2026) menurut pernyataan di situs web Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA). DSCA menyatakan bahwa usulan penjualan tersebut akan memungkinkan Singapura untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan menyediakan kekuatan maritim yang kredibel yang mampu mencegah musuh dan berpartisipasi dalam operasi sekutu AS.
“Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan tujuan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra strategis yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Asia,” lanjut pernyataan tersebut.
Ian Chong, seorang ilmuwan politik, mengutip Al Jazeera mengatakan, pesawat patroli tersebut digunakan untuk melindungi jalur komunikasi laut Singapura yang luas dan perairan yang sangat sibuk di Asia Tenggara.
Menurut Kementerian Pertahanan Singapura, akuisisi empat pesawat Boeing P-8A merupakan bagian dari rencana jangka panjang Singapura untuk menggantikan armada pesawat patroli maritim Fokker 50 yang sudah tua.
Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing mengumumkan rencana untuk membeli pesawat AS tersebut pada bulan September, setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth di Pentagon.
Menurut Departemen Luar Negeri AS, terdapat penjualan antar pemerintah yang aktif dengan Singapura senilai $8,38 miliar, yang mencakup berbagai barang mulai dari amunisi hingga jet tempur F-35. Singapura dijadwalkan akan menerima pesawat pertama dari pesanan 20 unit F-35 yang masih tertunda pada akhir tahun ini.
Amerika Serikat dan Singapura bekerja sama dalam berbagai isu keamanan, dan militer mereka secara rutin menyelenggarakan latihan bersama.
