Site icon Jernih.co

Taksi Tanpa Sopir Baidu Apollo Go Resmi Uji Coba di Jalanan London

Baidu Apollo Go resmi memboyong robotaxi tanpa sopir ke jalanan ibu kota Inggris! Bekerja sama dengan Freenow by Lyft, taksi canggih ini siap mengantar warga London tahun depan.

WWW.JERNIH.CO – Langkah raksasa teknologi asal Tiongkok, Baidu, dalam menguasai pasar kemudi otomatis global kian tak terbendung. Melalui platform ride-hailing otonom miliknya, Apollo Go, Baidu resmi mengumumkan dimulainya uji coba jalan raya di London, Inggris. Berkolaborasi dengan platform transportasi Freenow by Lyft, gelombang robotaxi kini siap menjajal rumitnya lalu lintas ibu kota Inggris tersebut.

Uji coba perdana ini mengambil tempat di kawasan borough Brent. Pada tahap awal, armada robotaxi tipe RT6 milik Baidu akan tetap didampingi oleh safety operator di balik kemudi untuk mengawasi sistem. Berdasarkan rilis resminya, rute yang ditempuh mencakup kombinasi area perkotaan dan pinggiran kota. Jika seluruh tahapan berjalan mulus, layanan ini dijadwalkan meluncur secara resmi untuk publik pada tahun depan.

Dalam kerja sama strategis ini, Baidu menyuplai armada robotaxi RT6 yang dilengkapi dengan teknologi kemudi otonom tercanggih mereka. Di sisi lain, Freenow by Lyft memanfaatkan keahlian serta basis operasional lokalnya untuk memastikan proses pengujian dan pengelolaan armada berjalan lancar.

Menariknya, armada RT6 ini akan diintegrasikan ke dalam ekosistem hybrid—beroperasi berdampingan dengan taksi reguler dan kendaraan sewaan swasta yang sudah ada di platform Freenow. Skema ini tidak hanya menambah jumlah armada yang tersedia di aplikasi, tetapi juga menjanjikan waktu penjemputan penumpang (pickup time) yang jauh lebih cepat secara keseluruhan.

Masuknya Baidu ke London bukanlah langkah tanpa rekam jejak. London menjadi bagian dari ekspansi Baidu ke pasar dengan sistem kemudi sebelah kanan (right-hand-drive). Langkah awal mereka dimulai di Hong Kong, di mana Apollo Go mengantongi izin uji coba penuh tanpa pengemudi (fully driverless) pertama pada 23 Juli lalu, dengan lokasi pengujian awal di Airport Island. Capaian tersebut mencatatkan sejarah sebagai uji coba fully driverless pertama di pasar kemudi kanan secara global.

Skala operasional Baidu memang berada di level yang sangat masif. Hingga April lalu, Apollo Go tercatat telah melayani lebih dari 22 juta perjalanan bagi masyarakat umum. Pada kuartal pertama saja (Januari–Maret), platform ini menyelesaikan 3,2 juta perjalanan otonom penuh—mencetak pertumbuhan fantastis sebesar 120% secara tahunan (year-on-year). Per Mei, layanan ini sudah beroperasi aktif di 27 kota.

“Kedatangan kendaraan Apollo Go di London menandai tonggak sejarah penting dalam ekspansi global kami. Menguji armada otonom di salah satu lingkungan perkotaan paling ikonik dan kompleks di dunia membuktikan kematangan teknologi kami sekaligus komitmen kami pada pasar ini,” ungkap Nan Yang, Vice President Baidu sekaligus General Manager Overseas Business Unit, Intelligent Driving Group.

“Dengan menggabungkan teknologi kemudi otonom mutakhir kami dan keahlian operasional lokal Freenow by Lyft, kami secara resmi melangkah dari visi menuju realitas,” lanjutnya.

Pandangan senada juga disampaikan oleh pimpinan Freenow by Lyft. Mereka menekankan bahwa hadirnya teknologi otonom bukan untuk menggeser peran transportasi lokal, melainkan untuk memperkuatnya.

“Sebagai platform yang berakar kuat di industri taksi, prioritas kami adalah memastikan teknologi otonom ini dapat mendukung para pengemudi profesional yang menjaga London tetap bergerak,” ujar Thomas Zimmermann, CEO Freenow by Lyft. (*)

BACA JUGA: AS Cap Alibaba, BYD, dan Baidu Sebagai Perusahaan Militer China

Exit mobile version