Hanya berselang 48 jam setelah mengunci gelar juara musim 2025/2026, Persib Bandung membuat keputusan mengejutkan dengan menggeser posisi pelatih kepala.
WWW.JERNIH.CO – Bojan Hodak, sang pelatih legendaris, resmi menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala dan posisinya digantikan oleh sang asisten, Igor Tolic.
Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menegaskan bahwa pergantian ini bukan karena adanya masalah atau keretakan di dalam tim. Langkah ini murni merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang klub demi menjaga stabilitas organisasi dan kesinambungan prestasi.
Pihak manajemen ingin membangun struktur klub yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan menunjuk Igor Tolic—yang sudah berada di dalam sistem kepelatihan Persib sejak 2024—klub dinilai tidak perlu melakukan perombakan filosofi dari nol, melainkan melanjutkan fondasi kuat yang sudah ditanamkan sebelumnya.
Bojan Hodak pergi dari kursi pelatih kepala dengan kepala tegak dan status sebagai legenda hidup Maung Bandung. Sejak datang pada pertengahan 2023, pelatih asal Kroasia ini mengukir tinta emas yang sulit ditandingi oleh pelatih mana pun dalam sejarah modern klub.
Hodaklah yang membuat gelar hat-trick juara. Ia mempersembahkan gelar juara liga tiga musim berturut-turut, yaitu musim 2023/2024, 2024/2025, dan teranyar 2025/2026.
Ia juga dinobatkan sebagai Best Coach selama tiga musim beruntun di kompetisi tertinggi Indonesia. Hodak pula yang mengumpulkan total 214 poin sepanjang kariernya di Bandung, melewati rekor pelatih legendaris lokal, Indra Thohir. Termasuk membawa Persib lolos dari fase grup sebagai pemuncak klasemen di kompetisi antarklub Asia, AFC Champions League Two (ACL 2).
BACA JUGA: Persib, Ekosistem Bisnis, dan Industri Sepak Bola di Indonesia
Namun Hodak tidak benar-benar pergi meninggalkan Kota Kembang. Manajemen menggeser perannya ke struktur yang lebih tinggi. Ia naik jabatan menjadi Technical Advisor (Penasihat Teknis) di bawah Shareholders Group.
Dalam peran barunya ini, Hodak bertugas memberikan analisis strategis, evaluasi, serta rekomendasi mendalam terkait masalah teknis tim jangka panjang tanpa harus turun langsung mengatur taktik harian di pinggir lapangan.

Penggantinya, Igor Tolic adalah sosok pelatih kelahiran Gradacac, Kroasia, 25 September 1977. Mantan pemain HASK Zagreb ini bukanlah orang asing di ruang ganti Pangeran Biru. Ia merupakan pemegang lisensi kepelatihan tertinggi UEFA Pro dan datang ke Persib pada Juli 2024 atas rekomendasi langsung dari Bojan Hodak.
Sebelum berlabuh ke Bandung, Tolic memiliki rekam jejak kepelatihan yang cukup panjang di Eropa dan Timur Tengah, di antaranya melatih tim muda HNK Hajduk Split (2019), menjadi pelatih kepala NK Osijek II dan NK Kustosija di Kroasia dan menjadi pelatih kepala klub Wadi Degla di Mesir.
Tolic dikenal memiliki preferensi formasi 4-3-3 defending. Selama menjadi asisten Hodak, ia sudah beberapa kali memimpin tim secara langsung di lapangan saat Hodak absen akibat akumulasi kartu—termasuk mempersembahkan kemenangan krusial 2-1 atas PSM Makassar di pekan-pekan kritis akhir musim lalu.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, menyatakan optimisme tingginya terhadap Tolic. Manajemen percaya bahwa pemahaman mendalam Tolic terhadap karakter pemain, kultur klub, dan metodologi latihan yang sudah berjalan akan membuat proses adaptasi berjalan mulus demi menjaga DNA kemenangan Persib.
Sementara itu, di jagat media sosial, respons Bobotoh campur aduk antara terkejut, sedih, namun penuh rasa hormat. Tagar apresiasi seperti “Hatur Nuhun Coach Bojan” menggema sebagai bentuk penghormatan atas sumbangsih tiga trofi beruntun.
Di sisi lain, meskipun sempat ada keraguan awal karena perubahan di puncak performa tim, mayoritas Bobotoh memilih bersikap suportif dan menaruh harapan besar di pundak Igor Tolic agar bisa mempertahankan takhta juara di musim 2026/2027 mendatang.(*)
BACA JUGA: 10 Fakta Perjuangan Epik Persib di Musim Paling Bersejarah