Legenda Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos, dilaporkan telah mualaf usai mengucap dua kalimat syahadat di São Paulo. Didampingi Syekh Jihad Hammadeh dan sang istri yang berdarah Maroko.
WWW.JERNIH.CO – Kabar mengenai berpindahnya keyakinan legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos, menjadi mualaf mendadak ramai diperbincangkan di panggung olahraga internasional. Isu ini mencuat setelah pernyataan resmi disampaikan oleh seorang anggota parlemen asal Turki, Ali Şahin, yang membagikan laporan terkait keputusan besar sang legenda sepak bola.
Meskipun kabar ini telah tersiar luas di berbagai media olahraga global, hingga saat ini status keislamannya masih bersumber dari laporan tokoh agama dan belum dipublikasikan secara langsung melalui pernyataan resmi personal dari Roberto Carlos.
Proses perkenalan Roberto Carlos dengan agama Islam diketahui tidak terjadi secara instan. Berdasarkan informasi yang beredar, ia mulai mendalami nilai-nilai Islam melalui komunikasi intensif dalam beberapa waktu terakhir. Puncaknya terjadi sekitar empat pekan lalu (sekitar bulan Juli 2026) di São Paulo, Brasil. Pada momen tersebut, pria yang terkenal dengan tendangan pisang ikoniknya itu dilaporkan mengucapkan dua kalimat syahadat secara tertutup.
Dalam perjalanan spiritualnya mengenal Islam, terdapat tokoh kunci yang mendampingi serta menjadi pembimbing utamanya, salah satunya adalah Syekh Jihad Hammadeh, seorang tokoh Muslim ternama di Brasil yang secara langsung membantu dan membimbing Roberto Carlos saat mengucapkan kalimat syahadat di São Paulo.
Selain itu, kedekatan Roberto Carlos dengan nilai-nilai Islam dipengaruhi kuat oleh hubungannya dengan sang istri, seorang agen sepak bola Muslimah keturunan Maroko, Souhaila Ettahiri. Hubungan kekeluargaan dan budaya Islam yang kental dari lingkaran terdekatnya menjadi sarana utama bagi sang mantan bek kiri untuk mempelajari Islam secara langsung dari kehidupan sehari-hari.
Alasan utama yang melatarbelakangi keputusan Carlos bersinggungan erat dengan kedamaian hidup serta pengaruh dari lingkaran personalnya. Kehadiran pasangan hidup yang taat serta interaksinya dengan komunitas Muslim di Brasil memperluas pemahamannya tentang ajaran Islam yang penuh kedamaian.

Terkait respon keluarga dan publik, pernikahan mereka sebelumnya juga dikabarkan berlangsung dengan nuansa serta tata cara Islami yang hangat. Meski pihak keluarga besar menyikapi keputusan tersebut sebagai ranah privasi kehidupan sang legenda, publik dan fans dari kalangan Muslim menyambut kabar ini dengan sukacita dan doa, sembari menunggu konfirmasi langsung dari Roberto Carlos untuk memvalidasi laporan yang telah beredar luas ini.
Roberto Carlos adalah salah satu bek kiri terbaik sepanjang masa, pria kelahiran 10 April 1973 ini mencapai puncak kejayaannya saat membela Real Madrid selama 11 musim dari tahun 1996 hingga 2007. Bersama klub raksasa Spanyol tersebut, Carlos tampil sebanyak 584 kali di semua kompetisi dan memenangkan 3 gelar UEFA Champions League, 4 gelar La Liga, serta 2 Piala Interkontinental.
Di level internasional bersama Tim Nasional Brasil, ia membukukan 125 penampilan dan membawa Seleção menjuarai Piala Dunia FIFA 2002 di Korea-Jepang, runner-up Piala Dunia 1998, serta meraih dua trofi Copa América pada tahun 1997 dan 1999. Keahliannya merajai sisi kiri lapangan serta tembakan bebas bertenaga luar biasa telah mengukuhkan namanya dalam sejarah emas sepak bola dunia. (*)
BACA JUGA: Nasry Asfura, Orang Palestina yang Akan Jadi Presiden Honduras