Site icon Jernih.co

Hattrick Malen dan Trio Assist Dybala Hancurkan Fiorentina 4-0

Donyell Malen tampil luar biasa lewat torehan hattrick, memanfaatkan tiga assist matang dari Paulo Dybala yang turut mencatatkan rekor langka di liga.

WWW.JERNIH.CO  – AS Roma mengawali musim Serie A 2026/27 dengan catatan yang sangat gemilang setelah menggilas Fiorentina empat gol tanpa balas di Stadion Olimpico. Bintang utama dalam laga pembuka tersebut adalah penyerang serba bisa asal Belanda berusia 27 tahun, Donyell Malen, yang memborong tiga gol sekaligus.

Pemain dengan nilai pasar di kisaran Rp578,8 hingga Rp620,1 miliar  ini membuktikan kualitasnya lewat kecepatan yang eksplosif serta ketajamannya yang luar biasa dalam penyelesaian akhir di area penalti.

Proses terciptanya ketiga gol Malen terbilang sangat menarik karena seluruhnya lahir berkat kombinasi apik bersama Paulo Dybala yang mengemas hattrick assist. Keran gol Roma dibuka pada menit ke-27 saat Dybala bergerak dari sisi kanan dan menyodorkan bola ke area penalti.

Malen dengan cekatan memutar badan melewati kawalan Dodo sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang David de Gea. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-52, Dybala kembali memberikan operan matang di sisi kiri yang dimanfaatkan Malen dengan bergerak memotong, melewati Radu Dragusin, lalu melesakkan tembakan keras ke bagian atas jaring gawang.

Kerja sama mematikan ini berlanjut pada menit ke-60 ketika Dybala merebut bola di area tinggi, menusuk ke garis akhir, dan mengirim umpan silang yang langsung disambar Malen untuk menyempurnakan hattrick-nya, sebelum akhirnya pesta gol Giallorossi ditutup oleh Niccolò Pisilli pada menit ke-86.

Kemenangan telak ini tidak hanya membawa AS Roma melesat ke puncak klasemen sementara Serie A, tetapi juga mencatatkan rekor langka di liga teratas Italia tersebut. Lewat tiga umpan matangnya kepada Malen, Paulo Dybala menjadi pemain pertama sejak Emanuel Vignato pada Mei 2021 yang mampu mengemas hattrick assist khusus untuk satu rekan tim yang sama dalam sebuah pertandingan tunggal.(*)

BACA JUGA: Tangan Dingin Mirwan Suwarso Bawa Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke Liga Champions

Exit mobile version