JERNIH – Janice Tjen mencatatkan tonggak sejarah lain dalam peningkatan kariernya yang pesat setelah menjadi petenis Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan babak utama di Australian Open dalam 28 tahun terakhir pada hari Selasa (20/1/2026).
Tjen yang merupakan petenis non-unggulan mengejutkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-2, 7-6 (7/1) untuk melaju ke babak kedua di Melbourne dan menambah daftar panjang kemenangannya.
“Saya sangat senang menjadi bagian dari sejarah dan mampu meraih kemenangan di sini untuk Indonesia,” kata Janice dalam konferensi pers pascapertandingan dikutip dari WTA. “Saya pikir ini istimewa, terutama bisa melakukannya di depan keluarga saya di sini. Mereka ada di sini, dan saya pikir ada banyak orang Indonesia, dan banyak teman dekat saya juga ada di sini.”
Tjen, yang setahun lalu berada di peringkat 413 dunia tetapi sekarang berada di peringkat 59 dunia, mengutip AFP, adalah wanita Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan di turnamen Grand Slam sejak Yayuk Basuki pada tahun 1998.
Pemain berusia 23 tahun itu memulai pertandingan dengan sangat cepat, mengamankan set pertama dalam waktu 36 menit dan membuat lawannya dari Kanada yang berperingkat lebih tinggi kewalahan. Tjen merebut break awal di set kedua untuk langsung membuat finalis US Open 2021, Fernandez, berada dalam posisi sulit.
Gim keempat di set kedua hampir menjadi penentu, Tjen berhasil keluar dari kesulitan saat servisnya sendiri untuk mempertahankan servis dan unggul 3-1. Fernandez yang berusia 23 tahun berjuang keras, memenangkan tiga pertandingan berturut-turut untuk membalikkan keadaan.
Kedua pemain yang bertanding itu memasuki babak tiebreak, di mana Tjen langsung unggul 3-0 dan tak pernah menoleh ke belakang, mengeluarkan raungan keras saat kemenangan dipastikan.
Kinerja Tjen mulai meroket sejak 2025. Dia menciptakan kejutan dengan mengalahkan unggulan ke-24 asal Rusia, Veronika Kudermetova, di babak kualifikasi US Open. Di New York, dia menjadi petenis Indonesia pertama yang bermain di babak utama tunggal putra Grand Slam sejak tahun 2004.
Petenis kelahiran Jakarta ini meraih gelar juara di Chennai tahun lalu, menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan gelar tunggal WTA Tour sejak tahun 2002.
