JERNIH – Ketegangan geopolitik imbas konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran kini resmi mengguncang persiapan pesta bola terakbar, Piala Dunia 2026. Di tengah situasi yang memanas, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara terbuka menegaskan bahwa negaranya menyambut Tim Nasional Iran dengan tangan terbuka untuk mendirikan markas latihan (base camp) di wilayahnya.
Keputusan berani ini diambil setelah lokasi pemusatan latihan skuad Iran terpaksa diusir dan dipindahkan dari wilayah teritorial Amerika Serikat akibat rumitnya birokrasi keamanan dan sanksi Washington.
Dalam sebuah konferensi pers resmi pada Senin (25/5/2026), Presiden Sheinbaum membongkar bahwa pihak FIFA sempat kebingungan mencari tempat bernaung bagi Timnas Iran. Hal ini terjadi karena keengganan otoritas AS untuk membiarkan skuad Iran menghabiskan waktu di luar jadwal pertandingan resmi di dalam wilayah mereka.
“Amerika Serikat tidak ingin tim nasional Iran menginap di Amerika Serikat,” ujar Sheinbaum kepada awak media. Ia menambahkan bahwa perwakilan FIFA kemudian bertanya, “Bisakah mereka menginap di Meksiko? kami menjawab, ‘Ya, tidak masalah. Kami sama sekali tidak memiliki masalah dengan hal tersebut,'” tegas Sheinbaum tanpa ragu.
Sebelum pecahnya konflik bersenjata pada 28 Februari lalu, Federasi Sepak Bola Iran awalnya merencanakan untuk mendirikan base camp mewah di Tucson, Arizona, AS. Namun, eskalasi perang membuat rencana tersebut runtuh karena kekhawatiran faktor keamanan dan sanksi berlapis dari pemerintahan Donald Trump.
Akhir pekan lalu, markas resmi Iran akhirnya resmi dipindahkan ke kota Tijuana, Meksiko—sebuah kota yang berbatasan langsung di sebelah selatan San Diego, California, AS. Langkah darurat ini pun telah mendapat restu dan konfirmasi resmi dari FIFA pada Senin malam.
Melintasi Perbatasan Demi Bertanding
Meskipun harus “mengungsi” ke Meksiko untuk tidur dan berlatih, federasi sepak bola Iran mengonfirmasi bahwa mereka akan tetap memainkan seluruh pertandingan babak penyisihan grup di stadion-stadion Amerika Serikat sesuai jadwal FIFA (11 Juni – 19 Juli 2026).
Berikut adalah jadwal perjalanan bertanding Timnas Iran yang harus melintasi perbatasan antarnegara:
- 15 Juni 2026: Melawan Selandia Baru di Inglewood, California.
- 21 Juni 2026: Melawan Belgia di Inglewood, California.
- 26 Juni 2026: Bertolak ke Seattle untuk menghadapi Mesir.
Di sisi lain, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat merilis pernyataan resmi yang terkesan cari aman. Mereka menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump tetap menegaskan bahwa tim Iran dipersilakan untuk berpartisipasi dan bertanding dalam turnamen akbar tiga negara (AS, Kanada, Meksiko) tersebut.
Meski demikian, Washington sama sekali tidak memberikan klarifikasi mengenai alasan penolakan lokasi menginap tim Iran ataupun menanggapi komentar blak-blakan dari Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum.
Saat ini, Pemerintah Meksiko memastikan pihaknya terus memperketat koordinasi dan kerja sama dengan FIFA guna mematangkan segala aspek persiapan dan jaminan keamanan ekstra bagi skuad Iran sebelum kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu bergulir Juni nanti.
