Ubah gaya main demi bungkam kritik, CR7 borong dua gol dan pimpin skuad muda Portugal bantai Uzbekistan 5-0. Ini bukti sang kapten belum habis!
WWW.JERNIH.CO – Setelah mandul di laga pertama. Juga banyak dihujat akibat dikomparasi dengan Messi. Ronaldo tak gentar dan bikin Uzbekistan jadi korban kebrutalan Portugal. CR7 membawa Seleção das Quinas menang telak 5-0.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ronaldo menunjukkan determinasi yang berbeda. Ia tidak lagi hanya menunggu bola di kotak penalti, melainkan aktif bergerak membuka ruang, memimpin pressing, dan menjadi mentor bagi para pemain muda Portugal.
Ia begitu berbeda –mungkin sudah paham kelemahannya- berubah jadi beringas. Kebangkitannya mencapai puncaknya ketika ia berhasil mencetak brace (dua gol) yang tidak hanya meruntuhkan mental Uzbekistan, tetapi juga menegaskan bahwa ketajamannya belum pudar.
Gol pertama lahir dari penempatan posisi yang cerdik menyambut umpan silang, sementara gol kedua dilesakkan melalui eksekusi klinis yang menjadi ciri khasnya selama belasan tahun.
Portugal menjawab pertanyaan dunia. Ini adalah pernyataan tegas Portugal—bersama kapten mereka yang terlahir kembali—siap melangkah jauh untuk memperebutkan trofi berlapis emas tersebut.

Keberhasilan Portugal melumat Uzbekistan tidak lepas dari kontribusi masif CR7. Paling tidak ada lima poin penting dari Ronaldo di laga berakhir 5-0 ini.
Efektivitas Konversi Peluang yang Mematikan
Ronaldo tampil sangat efisien. Dari sedikit peluang bersih yang didapatkannya, ia berhasil mengonversinya menjadi dua gol krusial yang memutus harapan bangkit tim lawan.
Kepemimpinan dan Mentor di Lapangan
Selain mencetak gol, Ronaldo terlihat aktif berkomunikasi dengan pemain muda seperti Rafael Leao dan Joao Felix. Ia mengarahkan ritme permainan dan memberikan ruang bagi pemain lain untuk bersinar.
Pergerakan Tanpa Bola yang Fleksibel
Kritik bahwa Ronaldo terlalu statis berhasil dipatahkan. Pemain menunggu bola enak. Sepanjang laga, ia rajin menjemput bola ke lini tengah dan melebar ke sayap, membongkar pertahanan rapat Uzbekistan.
Ketahanan Fisik yang Luar Biasa
Bermain di intensitas tinggi Piala Dunia, Ronaldo menunjukkan bahwa kondisi fisiknya masih berada di level tertinggi, mampu melakukan sprint eksplosif dalam skema serangan balik.
Suntikan Mentalitas Juara
Kehadiran dan performa impresif Ronaldo menularkan rasa percaya diri yang masif kepada seluruh skuad Portugal, membuat kerja sama tim terlihat sangat cair dan tanpa beban.
Ini bukan pertama kalinya Ronaldo mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia.
Sepanjang karier nyatanya di Piala Dunia, Ronaldo sudah pernah mencetak lebih dari satu gol dalam satu laga. Rekor paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia, saat Portugal bermain imbang 3-3 melawan Spanyol di fase grup.
Pada pertandingan bertabur bintang tersebut, Ronaldo bahkan tidak hanya mencetak brace, melainkan hat-trick (3 gol), termasuk gol tendangan bebas spektakuler di menit-menit akhir laga.
Meskipun kemenangan 5-0 atas Uzbekistan adalah hasil yang sangat telak, ini bukanlah jumlah gol terbanyak yang pernah dicetak Portugal dalam satu pertandingan sepanjang sejarah Piala Dunia. Portugal pernah mencatatkan kemenangan dengan jumlah gol yang lebih masif, yaitu pada Piala Dunia 2010 (Afrika Selatan).
Kala iti Portugal menghancurkan Korea Utara dengan skor fantastis 7-0 di babak penyisihan grup. Ronaldo juga mencetak satu gol di laga ini. Di laga akhir, Portugal mesti lebih agresif mengingat bersua tim ganas Kolombia yang sukses dijinakkan Kongo dengan skor kacamata. (*)
BACA JUGA: [JERNIH PIALA DUNIA 2026] Terlalu Andalkan Ronaldo, Portugal Ditahan Kongo