Oikos

Yuk Intip Makna Hidangan Imlek

JAKARTA-Tahun baru China atau yang lebih dikenal dengan Hari Raya Imlek akan dirayakan sebentar lagi. Tak lengkap rasanya merayakan Imlek tanpa dilengkapi makanan khas yang identik dengan imlek.

Bermacam kebiasaan dilakukan dalam menyambut Imlek, mulai dari menyalakan semua lampu di rumah, membuka setiap jendela, hingga soal menyiapkan makanan, semua tak lepas dari upaya mendatangkan hoki. Semua makanan khas Imlek selalu mempunyai makna, terutama mengharapkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. 

Berikut sederet kuliner Imlek yang disajikan di malam pergantian tahun Tikus Logam 2020 beserta harapannya, diambil dari berbagai sumber.

  1. Kue Keranjang.
    Hampir seluruh masyarakat mengenal kue yang hanya disajikan saat perayaan Imlek ini. Meski namanya kue keranjang (Nian Gao), namun tekstur kue ini mirip dodol. Rasanya kenyal dan legit. Kue ini melambangkan harapan suatu keluarga untuk hidup rukun, sejahtera, makmur, dan rezeki berlimpah. 

Kue yang bentuknya bulat ini disajikan secara bertingkat mulai dari ukuran yang terbesar hingga terkecil. Hal itu mengartikan kehidupan yang akan selalu menanjak. Kue keranjang juga dijadikan sajian bagi Dewa Dapur.

  • Mie Panjang umur.

Memasak dan menghidangkan mie selalu secara utuh hingga bagian paling ujung mie tersebut. Untuk memakannya pun ada aturannya, yaitu mie tidak boleh terputus saat diambil dengan menggunakan sumpit. Mie merupakan simbul panjang umur bagi yang merayakan Imlek.  

  • Ikan

Ikan bandeng merupakan ikan yang paling disukai dan juga salah satu makanan yang wajib disajikan saat perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia. Ikan bandeng yang dikukus dan disajikan secara utuh mempunyai arti memberi keberuntuntungan dan rezeki terus mengalir dan tidak henti-hentinya. 

Filosofi lain dalam ikan adalah semua masalah sulit bisa terselesaikan selancar ikan berenang di air.

  • Buah Jeruk

Buah jeruk merupakan hidangan penting dalam menyambut Imlek. Pilihan buah jeruk harus yang masih memiliki tangkai dan daun. Buah Jeruk dengan warna kuning keemasan ini juga melambangkan kemakmuran, kekayaan, dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh.

  • Bebek peking

Di Asia banyak keluarga memilih bebek peking sebagai makanan yang wajib disantap bersama keluarga saat malam Tahun Baru Cina. Bebek disajikan dalam keadaan utuh dimaknai sebagai harapan agar keluarga tetap bersama, tetap utuh, dan bahagia. Warna kulit bebek peking panggang yang merah menyala adalah simbol keberuntungan dalam budaya Cina.

  • Jiaozi

Di Indonesia makanan ini dikenal dengan nama Kuo Tie dan biasanya ditemukan pada hidangan dimsum. Makanan ini merupakan makanan pembuka saat makan bersama keluarga. Penyajiannya dapat dikukus dahulu atau digoreng. Menikmati banyak jiaozi saat Imlek diyakini dapat membuat kita memiliki uang semakin banyak di tahun yang baru.

  • Manisan

Makanan ringan ini selalu ada dalam menyambut Imlek. Biasanya manisan ini dikemas dalam wadah berbentuk segi delapan yang disebut tray of togetherness atau prosperity box atau juga disebut baki kebersamaan. Adapun isinya berbagai manisan yang mempunyai makna berbeda-beda, yakni,

  • Melon yang melambangkan perkembangan dan kesehatan.
  • Kelapa kering atau segaryang melambangkan persahabatan dan kesatuan.
  • Jeruk kumquat yang melambangkan emas dan kemakmuran.
  • Lengkeng yang melambangkan banyak anak.
  • Biji teratai yang melambangkan kesuburan.
  • Leci yang melambangkan ikatan keluarga yang kuat.
  • Kacang tanah yang melambangkan panjang umur.
  • Semangka merah yang melambangkan kebahagiaan dan kejujuran.

Baki Kebersamaan juga dikirimkan pada kerabat maupun keluarga di moment Imlek.

(tvl)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close