Puisi
Kumpulan puisi karya seni anak bangsa
-

Jegal!
Pada Agustus yang membara, helaan napas rakyat bertransformasi menjadi gelombang samudera yang menolak dijinakkan. Kaki-kaki berdebu terus melangkah pantang surut,…
Read More » -

Bursa Gading yang Membusuk
Badai keserakahan merobohkan benteng kebenaran, membakar sisa-sisa kesucian yang dulu diagungkan. Candi ilmu pengetahuan telah runtuh, bertransformasi menjadi pasar tempat…
Read More » -

Surat Tan Malaka
Dari balik keremangan jelutung malam, aku berdiri menatap gemerlap tanah airku yang megap. Cahaya neon merayap licin, membiaskan bayang-bayang lapar…
Read More » -

PUISI FRENDY MUSFIDAYANSYAH
SKETSA RASA DI SERAGAM ABU-ABU Sketsa dan imaji membalut hati,menyatu dalam garis-garis tipis.Terlukis, melukai, menjadi lukisan diam,menganga akibat tatapan pertama.…
Read More » -

Sang Dalang Tanpa Singgasana
Tengkorak kaisar tua itu masih bergetar di balik bayang-bayang, mendesiskan nafsu kekuasaan yang tak pernah selesai dimakamkan. Ia tak sudi…
Read More » -

Puisi Senin Pagi
Ijazah di tangan meliuk bagai cermin bisu, memantulkan wajah-wajah belia yang tertahan di luar pintu kesempatan. Pintu korporasi memajang cermin…
Read More » Londo Ireng
Sepasang sepatu lars baru berderak tanpa rasa bersalah di atas tanah keturunan darah. Kulit mereka menampung warna seruling bambu yang…
Read More »-

Sutrimo
Sutrimo, pria separuh baya itu, Kini tinggal nama yang riuh di layar-layar kaca, Melayang bersama ketikan jempol jutaan orang, Namun…
Read More » -

Lintah Seragam
Di balik dinding tinggi, bayang-bayang saling bertukar mangkok! Serigala bermahkota duduk menagih bagian dari tiap gigitan! Tangga-tangga kekuasaan dijual murah…
Read More » -

Catatan dari Negeri yang Hukumnya Rabun
Di negeri yang konon berpagarkan hukum, rakyat berdiri terpaku bingung, Memandangi timbangan yang bergoyang, ditegakkan tanpa kepastian dan ujung. Lembaga-lembaga…
Read More »








