8 Istana Kepresidenan yang Boleh Dikunjungi

Para pelajar Indonesia kini bisa mengunjungi istana kepresidenan. Terdapat delapan pilihan istana yang dapat didatangi. Di mana saja?
WWW.JERNIH.CO – Pembukaan kunjungan istana kepresidenan oleh Prabowo Subianto memberikan kesempatan bagi pelajar mengenal langsung ke lokasi. Indonesia sendiri kini memiliki delapan istana kepresidenan yang tersebar di seluruh Indonesia. Walaupun tidak semuanya merupakan peninggalan Belanda.
Ini dia delapan istana yang boleh dikunjungi;
1. Istana Merdeka (Jakarta)
Terletak di Jalan Medan Merdeka Utara, istana ini merupakan simbol kemerdekaan Indonesia. Selesai dibangun pada tahun 1879, dulunya dikenal sebagai Paleis te Koningsplein.

- Keunikan: Memiliki arsitektur neoklasik yang megah dengan pilar-pilar besar.
- Sejarah: Di sinilah naskah pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda ditandatangani pada 1949, dan bendera Belanda diturunkan untuk digantikan dengan Sang Saka Merah Putih.
2. Istana Negara (Jakarta)
Berada dalam satu kompleks dengan Istana Merdeka namun menghadap ke arah Sungai Ciliwung (Jalan Veteran). Bangunan ini lebih tua, selesai dibangun pada 1804.

- Keunikan: Arsitekturnya bergaya Greek Revival. Interiornya sangat formal dan sering digunakan untuk jamuan makan negara atau pelantikan pejabat tinggi.
- Sejarah: Awalnya adalah rumah peristirahatan pribadi pengusaha Belanda, J.A. van Braam, sebelum akhirnya dibeli oleh pemerintah kolonial.
3. Istana Bogor (Jawa Barat)
Terkenal dengan keberadaan ratusan rusa totol yang didatangkan langsung dari Nepal.

- Keunikan: Berada di dalam kawasan Kebun Raya Bogor, memberikan suasana yang asri dan sejuk. Istana ini memiliki koleksi karya seni berupa patung dan lukisan yang sangat bernilai.
- Sejarah: Dibangun pada 1744 sebagai tempat peristirahatan Gubernur Jenderal Belanda yang ingin mencari udara segar di luar Batavia (Jakarta).
4. Istana Cipanas (Jawa Barat)
Terletak di kaki Gunung Gede, Cianjur, istana ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan karena udaranya yang sangat dingin.

- Keunikan: Memiliki sumber air panas alami di dalamnya dan bangunan bergaya rumah tinggal yang hangat, bukan gedung perkantoran yang kaku.
- Sejarah: Dibangun pada 1740 oleh seorang tuan tanah Belanda. Istana ini sering menjadi tempat inspirasi bagi para presiden untuk merenung atau menulis pidato penting.
5. Istana Yogyakarta (Gedung Agung)
Berada di ujung jalan Malioboro, istana ini mencerminkan keramahtamahan Yogyakarta.

- Keunikan: Nama “Gedung Agung” merujuk pada fungsi utamanya untuk menyambut tamu-tamu agung. Arsitekturnya sangat serasi dengan lingkungan sekitar yang kental budaya Jawa.
- Sejarah: Menjadi pusat pemerintahan saat ibu kota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta pada tahun 1946 akibat agresi militer Belanda.
6. Istana Tampaksiring (Bali)
Satu-satunya istana presiden yang dibangun setelah Indonesia merdeka, atas prakarsa Presiden Soekarno.

- Keunikan: Terletak di atas bukit dengan pemandangan Pura Tirta Empul. Arsitekturnya memadukan gaya modern dengan sentuhan tradisional Bali yang kuat.
- Sejarah: Dibangun bertahap mulai tahun 1957 untuk digunakan sebagai tempat peristirahatan sekaligus tempat menerima tamu negara dalam suasana yang lebih santai.
7. Istana Negara Nusantara (Ibu Kota Nusantara)
Istana terbaru yang berada di Kalimantan Timur, dirancang sebagai pusat pemerintahan masa depan.

- Keunikan: Memiliki desain yang sangat ikonik dengan bentuk burung Garuda yang sedang mengepakkan sayap, melambangkan perlindungan terhadap bangsa.
- Sejarah: Merupakan simbol transformasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 dan perpindahan pusat gravitasi ekonomi ke tengah Indonesia.
8. Istana Garuda (Ibu Kota Nusantara)
Berada di belakang Istana Negara Nusantara di IKN, bangunan ini merupakan kantor resmi Presiden.

- Keunikan: Fokus pada kemegahan visual struktur “Sayap Garuda” yang terbuat dari ribuan bilah tembaga. Bangunan ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan teknologi pintar.
- Sejarah: Dibangun sebagai bagian dari inti pusat pemerintahan IKN untuk menunjukkan identitas arsitektur asli Indonesia yang modern dan berwibawa.(*)
BACA JUGA: Presiden Prabowo Resmi Buka Pintu Istana untuk Anak Sekolah





