Crispy

Alphard 2025 VS Denza D9, Adu Semua Faktor MPV Premium

Sepanjang Januari hingga Juli 2025 Denza D9 sukses mengalahkan penjualan Alphard. Denza D9 terjual hingga 6256 unit. Sedangkan Alphard 2025 baru 1.486 unit.

JERNIH – Di pasar mobil MPV premium, Toyota Alphard telah lama menjadi pilihan favorit di Indonesia berkat reputasinya sebagai kendaraan keluarga mewah yang nyaman dan andal. Namun, dengan kemunculan Denza D9 sebagai MPV listrik dari merek Cina (joint venture BYD dan Mercedes-Benz), persaingan semakin ketat.

Denza D9 sering disebut sebagai “pembunuh Alphard” karena menawarkan teknologi canggih dan harga yang lebih terjangkau. Dalam artikel ini, kita akan membandingkan keduanya dari berbagai faktor, termasuk desain, performa, fitur, kenyamanan, keamanan, efisiensi, pajak, dan harga, berdasarkan data terkini per Agustus 2025.

Harga

Harga Toyota Alphard 2025 di Indonesia mulai dari Rp 1,426 miliar (varian X) hingga Rp 1,733 miliar (HEV). Denza D9 dijual seharga Rp 950 juta (OTR Jakarta), membuatnya hampir setengah harga Alphard.

Desain Eksterior dan Interior

Toyota Alphard 2025 memiliki desain eksterior yang ikonik dengan grille besar berlapis krom, lampu LED tajam, dan body yang aerodinamis. Dimensinya mencapai panjang 5010 mm, lebar 1850 mm, dan tinggi 1950 mm, memberikan tampilan gagah namun elegan. Interiornya mewah dengan material kulit premium, kursi captain seat di baris kedua, dan ruang kabin yang luas untuk 7 penumpang. Fitur seperti sunroof ganda dan pencahayaan ambient menambah kemewahan.

Sementara itu, Denza D9 lebih besar dengan dimensi 5250 mm panjang, 1960 mm lebar, dan 1920 mm tinggi, membuatnya terlihat lebih imposan. Desain eksteriornya modern dengan elemen futuristik seperti lampu LED matrix dan velg besar. Interior D9 unggul dalam teknologi, dilengkapi hingga 7 layar infotainment (termasuk dashboard digital dan layar sentuh untuk penumpang belakang), kursi ergonomis dengan fungsi pijat, dan kabin yang sangat senyap (noise level hingga 64.6 dB pada kecepatan 120 km/h). Ada juga kulkas mini dan penyesuaian kursi elektrik 10 arah.

Denza D9 lebih unggul dalam ukuran dan teknologi interior, sementara Alphard menawarkan desain klasik yang lebih familiar bagi konsumen Indonesia.

Performa dan Mesin

Toyota Alphard 2025 tersedia dalam varian bensin 2.5L (180 hp, torque 235 Nm) atau hybrid (247 hp total dengan motor listrik). Transmisi CVT memberikan akselerasi halus, top speed 180 km/h, dan handling stabil berkat platform TNGA. Untuk varian hybrid, ia menggunakan sistem E-Four AWD opsional.

Denza D9 adalah MPV full elektrik dengan varian FWD atau AWD. Varian AWD memiliki dual motor yang menghasilkan hingga 306 PS, akselerasi 0-100 km/h lebih cepat (sekitar 6-7 detik), dan top speed 180 km/h. Baterai besar memberikan jarak tempuh hingga 600-700 km (WLTP), dengan pengisian cepat DC hingga 166 kW.

Denza D9 menang dalam performa murni dan akselerasi, terutama untuk penggemar mobil listrik, sementara Alphard lebih cocok untuk yang menginginkan hybrid konvensional dengan keandalan Toyota.

Fitur dan Teknologi

Alphard dilengkapi fitur canggih seperti Toyota Safety Sense (adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitor), sistem hiburan dengan layar 14 inci, dan konektivitas Apple CarPlay/Android Auto. Varian hybrid punya mode EV untuk jarak pendek.

Denza D9 unggul dengan teknologi BYD, termasuk DiLink OS untuk infotainment, proyektor built-in, sistem audio premium, dan fitur otonom seperti parkir otomatis. Ada juga mode karaoke dan kontrol suara AI. Interiornya lebih “smart” dengan integrasi IoT.

Denza D9 lebih maju dalam teknologi digital, sementara Alphard fokus pada fitur praktis dan keamanan.

Kenyamanan dan Keamanan

Kedua mobil menawarkan kabin luas untuk 7 penumpang. Alphard punya kursi Ottoman yang bisa direbahkan, suspensi adaptif, dan ruang bagasi hingga 1.900 liter dengan kursi dilipat. Kenyamanan Alphard terkenal untuk perjalanan jauh.

Denza D9 memiliki wheelbase 3110 mm (lebih panjang dari Alphard 3000 mm), memberikan ruang kaki lebih luas di baris ketiga (520 mm lebar). Fitur seperti suspensi udara adaptif dan kursi dengan pemanas/ventilasi membuatnya sangat nyaman, plus bagasi 410-2310 liter.

Denza D9 sedikit lebih unggul dalam ruang dan fitur kenyamanan modern.

Alphard punya rating 5 bintang dari ASEAN NCAP, dengan airbag lengkap, ABS, EBD, dan Toyota Safety Sense. Sedangkan Denza D9 juga punya fitur keamanan tinggi seperti 9 airbag, ADAS (advanced driver assistance system), dan struktur body yang kuat dari BYD Blade Battery.

Keduanya aman, tapi Alphard punya rekam jejak lebih panjang di Indonesia.

Biaya dan Pajak

Alphard hybrid klaim konsumsi 16-17 km/liter, sementara varian bensin sekitar 9-10 km/liter. Denza D9 sebagai EV punya efisiensi tinggi, biaya pengisian listrik lebih murah (sekitar Rp 2.000/km), dan nol emisi. Namun, butuh infrastruktur charging. Denza D9 lebih efisien untuk masa depan ramah lingkungan.

Toyota Alphard dikenakan pajak tahunan yang cukup tinggi karena termasuk kategori mobil mewah. Untuk varian 2025, pajak kendaraan bermotor (PKB) berkisar antara Rp 17 juta hingga Rp 32 juta per tahun, tergantung tipe (misalnya, Alphard 2.5 G AT sekitar Rp 20-24 juta, dan varian hybrid serupa). Ini termasuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang bisa mencapai 15-40% untuk mobil konvensional atau hybrid.

Denza D9, sebagai mobil listrik murni (BEV), mendapat insentif pajak signifikan dari pemerintah Indonesia sepanjang 2025, termasuk PPnBM 0%, PPN hanya 2%, dan bebas bea masuk. Pajak tahunan Denza D9 hanya sekitar Rp 143.000, yang mencakup SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) dan biaya administrasi minimal, membuatnya jauh lebih murah dibandingkan mobil konvensional.(*)

BACA JUGA: Tren Mobil Listrik di Indonesia Kian Menggeliat: 10 EV Terlaris 2025

Back to top button