Crispy

IndiHome Gangguan Massal, Downdetector Rekam Ribuan Keluhan Pengguna

Gangguan jaringan IndiHome terjadi serentak di berbagai daerah. Downdetector mencatat laporan pengguna melonjak tajam, didominasi keluhan koneksi internet tidak dapat diakses.

WWW.JERNIH.CO –  Layanan internet IndiHome yang dikelola Telkomsel dilaporkan mengalami gangguan massal pada hari ini. Ribuan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia mengeluhkan koneksi internet yang terputus hingga tidak dapat digunakan sama sekali. Gangguan ini terpantau sejak pagi hari dan memicu keluhan luas di media sosial.

Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan jaringan Downdetector, jumlah laporan pengguna meningkat tajam dalam waktu singkat. Mayoritas pelanggan melaporkan koneksi fixed broadband tidak dapat terhubung (total blackout), sementara sebagian lainnya mengalami penurunan kecepatan internet secara drastis serta lonjakan ping yang signifikan.

Pemetaan laporan di Downdetector menunjukkan gangguan paling banyak terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Gangguan tersebut juga dilaporkan meluas ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Secara teknis, indikasi awal mengarah pada gangguan pada sistem Domain Name System (DNS) serta jalur koneksi internasional. Kendala DNS menyebabkan perangkat pelanggan gagal menerjemahkan alamat situs menjadi alamat IP. Akibatnya, meskipun indikator modem menunjukkan kondisi normal, akses internet tetap tidak dapat digunakan untuk menjelajah situs web.

Selain itu, gangguan pada international gateway membuat akses ke server luar negeri—seperti Google, YouTube, dan berbagai platform media sosial—menjadi terhambat. Sementara itu, sejumlah pengguna melaporkan akses ke konten lokal atau jaringan CDN domestik masih relatif lebih stabil.

Menanggapi gangguan tersebut, Telkomsel selaku pengelola IndiHome menyatakan telah melakukan sejumlah langkah mitigasi. Tim teknis melakukan pengalihan lalu lintas data (rerouting traffic) ke jalur cadangan guna mengurangi beban pada link yang bermasalah.

Selain itu, optimalisasi dan reset server DNS pusat juga dilakukan untuk memulihkan proses resolusi alamat web. Melalui akun media sosial resmi @IndiHome dan @Telkomsel, perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan serta mengimbau pengguna untuk melakukan restart modem secara berkala sembari proses pemulihan berlangsung.

Secara umum, stabilitas layanan IndiHome disebut mengalami peningkatan sejak integrasi layanan fixed mobile convergence (FMC) dengan Telkomsel. Namun, gangguan berskala besar masih dapat terjadi beberapa kali dalam setahun.

Gangguan semacam ini umumnya dipicu oleh pemeliharaan jaringan rutin, faktor eksternal seperti putusnya kabel laut, atau kendala teknis pada pusat data dan gerbang koneksi internasional.

Sebagai informasi, Downdetector merupakan platform pemantau gangguan layanan digital milik Ookla. Platform ini menyediakan informasi status layanan secara real-time berdasarkan laporan pengguna dan analisis aktivitas di media sosial.

Jika jumlah laporan melampaui ambang batas normal, Downdetector akan menandai adanya gangguan massal. Layanan ini kerap menjadi rujukan masyarakat untuk memastikan apakah masalah koneksi yang dialami bersifat individual atau berasal dari gangguan jaringan operator secara luas.(*)

BACA JUGA: Hadirkan Beragam Konten, IndiHome Resmi Jalin Kerja Sama dengan MNC Group

Back to top button