Land Rover Defender D7x Siap Beraksi di Dakar

Setelah absen bertahun-tahun Land Rover menyiapkan Defender-nya untuk turun kembali di reli terganas di dunia, Paris Dakar 2026. Seperti apa kemampuannya?
JERNIH – Land Rover Defender, sebuah nama yang identik dengan petualangan dan ketangguhan, telah terlahir kembali. Meninggalkan arsitektur bingkai tangga (ladder frame) klasiknya, Defender terbaru beralih ke struktur bodi monocoque modern yang disebut platform D7x—di mana ‘x’ secara resmi merujuk pada ‘ekstrem’. Perubahan fundamental ini menjanjikan perpaduan yang sebelumnya tak terbayangkan: kemampuan off-road legendaris yang ditingkatkan, dikombinasikan dengan kenyamanan dan teknologi kendaraan mewah modern.

Penyebutan “Dakar” pada Land Rover Defender D7x merujuk pada Land Rover Defender Dakar D7X-R, yang merupakan varian khusus yang dibuat untuk tujuan balap reli ekstrem.
Nama “Dakar” diberikan karena mobil ini dirancang dan dibangun secara eksplisit untuk berkompetisi di Reli Dakar (Dakar Rally), yang secara luas diakui sebagai balapan rally-raid paling ganas dan menantang di dunia.
Land Rover ingin menggunakan platform D7x di arena balap paling ekstrem untuk membuktikan ketangguhan dan kapabilitas off-road dari Defender generasi baru (yang kini berbasis monocoque) di bawah tekanan persaingan.

Land Rover Defender Dakar D7X-R dijadwalkan untuk melakukan debut kompetitif resminya di Reli Dakar tahun 2026, bertarung di kelas yang disebut kategori ‘Stock’ (mobil berbasis produksi).
Meskipun Land Rover sempat absen dari partisipasi tim pabrikan di Dakar selama bertahun-tahun, merek ini memiliki sejarah yang kuat dengan ajang tersebut. Land Rover Range Rover (pendahulu spiritual Defender modern) memenangkan Reli Dakar edisi pertama pada tahun 1979.
Selama bertahun-tahun, Land Rover Defender lama dan baru sering diandalkan sebagai kendaraan pendukung (support vehicle) bagi tim-tim balap yang berpartisipasi karena keandalan dan kemampuan menembus medan yang tak tertandingi.
Varian balap Defender Dakar D7X-R dibangun berdasarkan Defender versi performa tertinggi, yaitu Defender OCTA, yang menggunakan mesin V8 twin-turbo 4.4 liter. Angka D7X-R mengacu pada platform monocoque aluminium yang sangat kaku yang menjadi fondasi semua Defender generasi baru.

Land Rover Defender Dakar D7X-R disebut demikian karena merupakan versi mobil balap yang secara khusus dihomologasi dan dimodifikasi (tetap mempertahankan arsitektur D7x) untuk menghadapi tantangan padang pasir yang brutal dalam ajang Reli Dakar.
Platform D7x terbuat dari aluminium dan diklaim oleh Land Rover sebagai struktur bodi paling kaku yang pernah mereka hasilkan, menawarkan tiga kali kekakuan torsional dari desain body-on-frame tradisional. Kekakuan yang superior ini sangat penting untuk memungkinkan suspensi bekerja secara independen dan optimal di medan ekstrem, meningkatkan artikulasi roda, sekaligus menjamin handling di jalan raya yang lebih aman dan superior.
Dari segi desain, meskipun mengadopsi struktur baru, Defender berhasil mempertahankan siluet ikonik yang kotak, diperhalus dengan sentuhan modern. Ciri khas yang menghubungkannya dengan masa lalu, seperti jendela Alpine di atap dan pintu belakang swing-out yang membawa ban serep ukuran penuh, tetap dipertahankan.

Di bawah kap mesin, Defender D7x menawarkan berbagai pilihan mesin Ingenium, baik bensin maupun diesel, termasuk varian dengan teknologi Mild Hybrid Electric Vehicle (MHEV) untuk meningkatkan efisiensi.
Pilihan mesin utama meliputi: P300 (2.0L 4-silinder Turbo) yang menghasilkan 296 dk dan 400 Nm (0-100 km/jam setara 7.7 detik). P400 (MHEV) (3.0L 6-silinder Segaris Turbocharger & Supercharger Ringan) yang bertenaga 395 dk dan 550 Nm (0-100 km/jam setara 6.0 detik). Dan, varian performa tinggi P525 (V8) (5.0L V8 Supercharged) yang menyemburkan 518 dk dan 625 Nm (0-100 km/jam setara 5.2 detik). Semua mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis ZF 8-percepatan dan sistem penggerak All-Wheel Drive permanen.
Kunci utamanya adalah suspensi independen di keempat roda, dilengkapi dengan Electronic Air Suspension opsional. Sistem udara ini memungkinkan pengemudi untuk mengubah ketinggian mobil secara signifikan; dalam mode off-road tertinggi, ground clearance mencapai 291 mm, memberikan ruang gerak yang luar biasa di atas medan berbatu. Lebih lanjut, fitur Wade Sensing memungkinkan Defender melibas air hingga kedalaman 900 mm (90 cm), sebuah angka yang memimpin di kelasnya.
Secara geometris, Defender D7x dirancang untuk menghadapi rintangan paling sulit. Dengan suspensi udara pada ketinggian maksimum, sudut-sudut kritisnya adalah; Approach Angle (Sudut Serang): Hingga 38 derajat, kemudian Departure Angle (Sudut Keluar): Hingga 40 derajat. Dan, Breakover Angle (Sudut Patah): Hingga 28 derajat (model 110)
Sudut-sudut ini menjamin bahwa mobil dapat menanjak curam atau menuruni lereng tanpa bagian bodi depan, belakang, atau tengah bergesekan dengan permukaan tanah.

Defender diperkuat oleh sistem Configurable Terrain Response 2 yang sangat canggih. Sistem ini tidak hanya menyesuaikan setelan suspensi, transmisi, dan throttle untuk kondisi medan seperti lumpur, pasir, atau salju, tetapi juga memungkinkan pengemudi untuk membuat konfigurasi traksi yang sepenuhnya spesifik sesuai kebutuhan.
Untuk memastikan traksi maksimum, Defender dilengkapi dengan center locking differential dan, opsional, Active Rear Locking Differential (Diferensial Pengunci Belakang Aktif Elektronik). Kombinasi kunci diferensial ini memastikan bahwa tenaga mesin selalu disalurkan secara efektif ke roda yang memiliki cengkeraman, bahkan saat roda lainnya berada di udara atau kehilangan traksi.
Guna membantu pengemudi fokus pada kemudi saat melalui jalur sulit, terdapat juga All Terrain Progress Control (ATPC), yang berfungsi layaknya cruise control kecepatan rendah, menjaga kecepatan konstan (mulai dari 1.8 km/jam) di medan off-road. Kemampuan platform D7x di medan ekstrem ini bahkan dibuktikan melalui pengembangan varian balap Defender Dakar D7X-R, yang menjadi bukti ketangguhan fundamentalnya di ajang reli paling ganas di dunia.
Land Rover Defender diposisikan sebagai SUV premium yang menawarkan kemampuan off-road hardcore. Di pasar Indonesia, harga Defender mencerminkan segmen mewahnya, dengan perkiraan harga On The Road (OTR) untuk varian standar Land Rover Defender 110 berkisar Rp 3.4 Miliar hingga Rp 4 Miliar lebih untuk varian 130 dan trim yang lebih tinggi.

Kompetitor utamanya terbagi menjadi dua kelompok. Di kelas ikon Off-Road Premium pesaing langsung adalah Mercedes-Benz G-Class (G-Wagen), yang memiliki status ikonik serupa dan kemampuan off-road yang didukung oleh tiga kunci diferensial mekanis.
Sedang di kelas SUV Mewah Berkekuatan Off-Road ada Toyota Land Cruiser (Seri 300) yang dikenal karena keandalan dan daya tahannya, serta pesaing internal seperti Range Rover Sport, atau SUV mewah besar lainnya seperti BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS-Class yang menawarkan tingkat kemewahan jalan raya yang setara.
Secara keseluruhan, Land Rover Defender D7x telah berhasil menciptakan kategori baru—sebuah kendaraan yang tidak hanya menghormati warisan pendahulunya sebagai penjelajah tangguh, tetapi juga menetapkan standar baru untuk kenyamanan, teknologi, dan kemampuan off-road di segmen SUV mewah modern.(*)
BACA JUGA: Hyundai Nexo: Masa Depan Mobilitas dengan Hidrogen

