Crispy

Lei Lei dan Xiao Xiao, Dua Panda Korban Ketegangan Diplomatik Jepang-Tiongkok

  • Ketiadaan keduanya di Kebun Bintang Tokyo adalah simbol permusuhan Jepang-Tiongkok.
  • Lei Lei dan Xiao Xiao lahir 2021 dari induKnya; Shin Shin, yang tiba di Jepang tahun 2011.

JERNIHLei Lei dan Xiao Xiao, dua panda di Kebun Binatang Ueno di Tokyo, tak tahu apa yang terjadi dengan Tiongkok-Jepang, dan mengapa harus kembali ke kampung halaman dalam waktu dekat.

Asahi Shimbun, surat kabar Jepang, memberitakan Lei Lei dan Xiao Xiaon akan kembali ke Tiongkok sebulan lebih cepat dari masa peminjaman yang berakhir Februari 2026. Semua itu disebabkan kian memburuk hubungan Tokyo-Beijing.

Kebun Binatang Ueno di Tokyo dipastikan kehilangan penghuni paling dicinta rakyat Jepang kali pertama dalam setengah abad. Lei Lei dan Xiao Xiao adalah simbol normalisasi hubungan Jepang-Tiongkok. Keduanya hadir sebagai bagian diplomasi panda yang dilancarkan Beijing ke seluruh dunia.

Cina mengirim banyak panda ke negara-negara sahabat dengan status pinjaman. Sesuai perjanjian yang disepakati, panda — biasanya atau atau dua pasang — akan dikembalikan. Jika panda itu melahirkan anak selama masa peminjaman, anak-anak itu juga harus mengikuti orang tuanya.

Kepulangan Lei Lei dan Xiao Xiao puang kampung lebih cepat mengindikasikan hubungan Jepang-Tiongkok benar-benar sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan ini dipicu pernyataan PM Jepang Sanae Takaichi, November 2025, bahwa Jepang mungkin akan merespon secara militer jika Tiongkok menyerang Taiwan. Ketiadaan keduanya di Kebun Bintang Tokyo adalah simbol permusuhan Jepang-Tiongkok.

Pemerintah Metropolitan Tokyo sempat meminta agar Lei Lei dan Xiao Xiao tetap berada di Kebun Binatang Tokyo. Nikkei Shimbun menulis Tiongkok menolak permintaan itu.

Tokyo mengusulkan peminjaman panda baru sebagai pengganti Lei Lei dan Xiao Xiao, padahal Jepang tahu itu tidak mungkin. Akibatnya, Kebun Binatang Ueno di Tokyo berpotensi tanpa banyak pengunjung setelah kepergian Lei Lei dan Xiao Xiao.

Lei Lei dan Xiao Xiao lahir 2021 dari induKnya; Shin Shin, yang tiba di Jepang tahun 2011 dan dikembalikan ke Tiongkok tahun lalu. Keduanya adalah simbol keberhasilan Jepang mengembang-biakan panda di kebun binatang.

Panda adalah hewan sulit kawin, sering mengalami kehamilan palsu, dan tingkat kematian yang tinggi di kalangan bayi pada baru lahir. Mengembang-biakan panda adalah sukses bergengsi bagi kebun bintang di mana pun di dunia ini.

Back to top button