Crispy

MacBook Pro M5 Resmi Meluncur: Lebih Kencang, Lebih Cerdas, dan Siap Hadapi Era AI

Tak hanya menawarkan peningkatan performa, generasi terbaru ini membawa lompatan besar pada integrasi kecerdasan buatan, kecepatan SSD, dan efisiensi daya.

WWW.JERNIH.CO – Apple kembali menegaskan posisinya di pasar laptop profesional lewat peluncuran MacBook Pro M5. Sebagai penerus seri M4, perangkat ini bukan sekadar menawarkan peningkatan performa tahunan, tetapi juga menghadirkan lompatan signifikan dalam integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang berjalan langsung di perangkat. Fokus Apple kali ini jelas: performa tinggi, efisiensi maksimal, dan kesiapan menghadapi era komputasi berbasis AI.

MacBook Pro M5 merupakan generasi kelima dari perjalanan Apple Silicon yang dimulai sejak 2020. Model ini diperkenalkan pada Oktober 2025 sebagai pembaruan internal untuk varian 14 inci.

 Dari luar, desainnya masih mempertahankan bahasa visual generasi sebelumnya. Namun di balik bodinya, Apple menyematkan arsitektur 3-nanometer generasi ketiga yang menjadi fondasi utama peningkatan kinerja dan efisiensi daya.

Untuk varian standar MacBook Pro 14 inci, Apple membekalinya dengan chip M5 yang memiliki CPU 10-core—terdiri dari 4 core performa dan 6 core efisiensi—serta GPU 10-core. Neural Engine 16-core turut ditingkatkan untuk mendukung Apple Intelligence, memungkinkan pemrosesan AI yang lebih cepat dan responsif.

Dari sisi memori, pengguna kini dapat memilih RAM unified mulai 16GB atau 24GB, dengan opsi konfigurasi hingga 32GB. Bandwidth memorinya juga melonjak hingga 153 GB/s, jauh di atas pendahulunya.

Layar tetap menjadi salah satu daya tarik utama. Panel Liquid Retina XDR berukuran 14,2 inci mampu mencapai kecerahan hingga 1.600 nits untuk konten HDR dan 1.000 nits untuk penggunaan SDR di luar ruangan.

Menariknya, Apple kini menghadirkan opsi kaca nano-texture pada model standar 14 inci, yang berfungsi mengurangi pantulan cahaya dan sebelumnya hanya tersedia di lini kelas atas.

Untuk penyimpanan, SSD dimulai dari 512GB dan kini tersedia opsi baru hingga 4TB. Semua itu didukung daya tahan baterai yang diklaim mampu mencapai 24 jam penggunaan, serta konektivitas Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, dan tiga port Thunderbolt 4.

Meski sekilas tampak serupa dengan seri M4, perbedaan di dalamnya cukup terasa. Setiap core GPU pada chip M5 kini dilengkapi akselerator AI khusus, membuat performa tugas berbasis AI di GPU melonjak hingga empat kali lipat dibandingkan M4.

Kecepatan SSD juga mengalami peningkatan signifikan, hampir dua kali lebih cepat untuk baca-tulis data, sehingga sangat membantu saat memindahkan file besar atau membuka aplikasi berat.

Dari sisi CPU, efisiensi multithreading meningkat sekitar 15–25 persen, memberikan pengalaman yang lebih mulus untuk rendering, kompilasi kode, dan beban kerja kompleks lainnya.

Dengan spesifikasi tersebut, MacBook Pro M5 jelas menyasar pengguna profesional yang membutuhkan tenaga besar dalam perangkat yang tetap ringkas. Pengembang AI dan software akan merasakan manfaat besar dari peningkatan Neural Engine dan GPU untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal.

Editor video dan kreator konten dimanjakan dengan kecepatan SSD serta bandwidth memori yang tinggi, sementara gamer profesional juga mendapatkan peningkatan grafis hingga 45 persen pada aplikasi berbasis ray-tracing, membuat laptop ini semakin siap menjalankan game AAA terbaru.

Apple tetap menjaga posisinya di level yang kompetitif. Di pasar global, MacBook Pro 14 inci dengan chip M5, RAM 16GB, dan SSD 512GB dibanderol sekitar Rp25–26 jutaan. Dengan kombinasi performa, efisiensi, dan fitur AI yang semakin matang, MacBook Pro M5 menjadi salah satu pembaruan paling menarik di lini laptop profesional Apple.(*)

BACA JUGA: Apple Raih Rekor Pendapatan Rp 1706 Triliun

Back to top button