Crispy

Michael Carrick Cetak Sejarah, tapi Bikin Direktur Manchester United Pusing

  • Pemain Manchester United menginginkan Michael Carrick mendapatkan kontrak sebagai pelatih tetap.
  • Garry Neville tidak ingin nasib Michael Carrick seperti Ole Gunnar Solskaer, sukses di awal gagal di tahun berikut.

JERNIH — Michael Carrick, mantan gelandang timnas Inggris dan pelatih sementara Manchester United, mencetak sejarah di Old Trafford tapi bikin dewan direktur Setan Merah kepusingan.

The Sun menulis Carrick, yang menduduki kursi pelatih Manchester United setelah pemecatan Ruben Amorim, mencetak awal terbaik sebagai pelatih sementara di sembilan pertandingan Liga Primer.

Setelah kemenangan atas Crystal Palace 2-1, Manchester United meraih 23 poin dan menggeser Aston Villa di posisi tiga klasemen sementara. Carrick menyejajarkan diri dengan Ange Postecoglu yang juga mencetak pencapaian serupa saat memimpin Tottenham Hotspurs di sembilan laga pertama.

Carrick juga mencetak sesuatu yang fenomenal, yaitu memenagkan lima laga berturut-turut di Old Trafford. Ia juga memimpin Setan Merah mengalahkan dua tim yang sedang sibuk mengejar gelar musim ini; Manchester United dan Arsenal.

Semua pencapaian ini membuat Carrick banjir pujian. Fans juga menempatkannya sebagai kandidat utama pelatih tetap Manchester United.

Namun, dewan direktur Setan Merah menghadapi pertanyaan sulit dijawab, yaitu apakah sekali lagi menggunakan jalur manajer kurang pengalaman, atau mencari dan menyeleksi opsi pelatih berpengalaman dari seluruh dunia, untuk menetapkan pelatih baru?

Pengamat Liga Inggris memperkirakan perdebatan ini akan menimbulkan perpecahan, mendominasi obrolan fans sepak bola dan menjadi berita utama di kalangan mantan pemain profeisonal dan media.

Pemain Setan Merah menginginkan Carrick mendapatkan kontrak jangka panjang. Bruno Fernandez, Harry Maguire, dan Luke Shaw, terkesan dengan pendekatan Carrick dan pengetahuannya tentang sepak bola dunia.

Bagaimana dengan mereka yang berada di luar ruang ganti?

Gary Neville mengatakan; “Saya tidak menentang penujukan Carrick sebagai pelatih tetap. Saya sangat menyukainya dan berpikir dia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Namun, saya hanya merasa Manchester United harus memilih manajer terbaik yang tersedia.”

Manchester United memilih manajer muda kurang berpengalaman dalam dua pilihan yang tidak berhasil. Pertama, Ole Gunnar Solskaer yang sempat melakukan yang terbaik, tapi akhirnya tak berhasil.

Neville tampaknya tidak ingin kasus Solskjaer terulang pada diri Carrick. “Saya tidak punya masalah dengan Carrick. Dia orang yang hebat dan saya menyukainya,” kata Neville.

Sebelumnya, Roy Keane — salah satu legenda Old Trafford — mengatakan; “Saya rasa itu bukan keputusan yang tepat, semoga berhasil.”

Keane melanjutkan; “Menjadi manajer sementara berbeda dengan menjadi manajer tetap yang coba memenangkan gelar liga selama dua, tiga, empat, atau lima musim ke depan.”

Manchester United, lanjut Keane, bisa mendapatkan manajer yang lebih baik dibanding Carrick.

Berbeda dengan Keane, Rio Ferdinand mengatakan; “Setiap nama punya risiko. Mengangkat Carrick sebagai manajer tetap juga berisiko. Memilih manajer berpengalaman juga punya risiko.

Back to top button